Syam’ani, Aisyah Awabin (2026) Pengaruh Dukungan Sosial dan Self Efficacy terhadap Keaktifan Mahasiswa dalam Organisasi di UIN Antasari. Skripsi, Ushuluddin dan Humaniora.
|
Text
PERNYATAAN.pdf Download (100kB) |
|
|
Text
AWAL.pdf Download (685kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (388kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (425kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (570kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
ABSTRAK
Keaktifan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari lingkungan maupun dari dalam diri individu. Dukungan sosial sebagai faktor eksternal dapat memberikan motivasi, penghargaan, dan bantuan kepada mahasiswa dalam menjalankan aktivitas organisasi, sedangkan self-efficacy sebagai faktor internal mencerminkan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh dukungan sosial dan self-efficacy berorganisasi terhadap keaktifan mahasiswa yang aktif dalam organisasi di UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 329 mahasiswa aktif organisasi di UIN Antasari Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala keaktifan mahasiswa, skala dukungan sosial, dan skala self-efficacy berorganisasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh secara parsial maupun simultan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk ketiga variabel yang diteliti. Secara parsial, dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan mahasiswa (B = 0,332; t = 6,933; p < 0,05), demikian pula self-efficacy berorganisasi yang juga berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,266; t = 12,594; p < 0,05). Secara simultan, dukungan sosial dan self-efficacy berorganisasi berpengaruh signifikan terhadap keaktifan mahasiswa (F = 266,238; p < 0,05) dengan nilai R Square sebesar 0,620, yang menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 62% variasi keaktifan mahasiswa, sedangkan 38% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara dukungan sosial dan keyakinan terhadap kemampuan diri merupakan faktor penting dalam meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam organisasi di UIN Antasari Banjarmasin.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 06:41 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 06:41 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




