Wulandari, Wulandari (2026) Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan pada Yayasan Dhuafa Tersenyum Kalimantan Selatan. Skripsi, Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
|
Text
PERNYATAAN.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
AWAL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (258kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (999kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi sebagai faktor yang memengaruhi kinerja karyawan, khususnya pada organisasi nirlaba yang memiliki karakteristik kerja berbeda dengan organisasi profit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi hierarki berdasarkan teori Abraham Maslow terhadap kinerja karyawan di Yayasan Dhuafa Tersenyum Kalimantan Selatan, serta menggambarkan kondisi motivasi hierarki karyawan berdasarkan kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, penghargaan (egoistik), dan aktualisasi diri. Penelitian menggunakan pendekatan Mix Methods dengan menggabungkan dua metode yaitu kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian berjumlah 10 orang karyawan dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi hierarki berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Yayasan Dhuafa Tersenyum Kalimantan Selatan. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji t yang menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,657 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,306, dengan nilai signifikansi 0,029 (<0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 46,9% menunjukkan bahwa motivasi hierarki mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 46,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan analisis deskriptif, motivasi hierarki karyawan berada pada kategori baik. Kebutuhan fisiologis, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri telah terpenuhi dengan baik, sedangkan kebutuhan rasa aman masih memerlukan perhatian, terutama terkait perlindungan terhadap risiko kerja, pemberian umpan balik positif dari pimpinan, serta pengakuan atas prestasi kerja karyawan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 00:58 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 00:58 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




