Nirwana, Dzikri and Saifuddin, Saifuddin (2019) Studi Living Sunnah Terhadap Upacara Daur Hidup di Kalangan Masyarakat Banjar. Antasari Press, Banjarmasin. ISBN 978-623-7665-18-2
Studi living sunnah-new.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang Masalah
Kajian ilmu-ilmu hadis (‘ulûm al-hadȋts) terus mengalami
perkembangan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, baik
dalam lingkup ilmu-ilmu keislaman (Islamic studies) maupun dalam
ranah ilmu-sosial (social sciences) dan humaniora (humanities).1
Pada era klasik, Abû Syâmah (w. 665 H)—sebagaimana dikutip
Jalâl al-Dȋn al-Suyûthȋ (w. 911 H)—telah membagi kajian ilmu-ilmu
hadis (‘ulûm al-hadȋts) yang berkembang pada masanya menjadi tiga
bagian. Pertama, kajian tentang teks (matan) hadis yang diarahkan
untuk mengetahui gharȋb al-hadȋts dan fiqh al-hadȋts. Kedua, kajian
tentang sanad hadis yang ditujukan untuk mengetahui rijâl hadis dan
memisahkan hadis yang sahih dari yang lemah. Ketiga, kajian tentang
penghimpunan hadis, kegiatan menuliskannya, mendengarkannya,
menghimpun jalur-jalur sanadnya, mencari jalur sanad yang unggul,
serta perjalanan ilmiah (al-rihlah) mencari hadis.2
Memasuki era kontemporer, secara garis besar kajian ilmu-ilmu
hadis (‘ulûm al-hadȋts) dapat dikelompokkan menjadi tiga wilayah
kajian. Pertama, kajian terhadap otentisitas (keshahihan) hadis.
Fokus kajian ini adalah untuk melacak dan menilai hadis-hadis Nabi
saw. apakah ia benar-benar otentik (shahih) atau tidak. Kajian ini
sebenarnya telah muncul sejak masa awal sebelum hadis dibukukan
pada abad II H dan terus berlanjut pada abad-abad sesudahnya
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Depositing User: | Dr Ahdie Anwary |
| Date Deposited: | 10 Jan 2022 01:14 |
| Last Modified: | 10 Jan 2022 01:14 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/17869 |




