Hikmah, Nur (2026) Pengembangan BIP Berbasis Augmented Reality Jenis Jamur Makroskopis di Kawasan Air Terjun Minanga. Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan.
|
Text
PERNYATAAN.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
AWAL.pdf Download (877kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (943kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang memanfaatkan potensi lokal mengenai jamur makroskopis di Kawasan Air Terjun Minanga, Desa Rantau Balai, Kabupaten Banjar. Berdasarkan penyebaran analisis kebutuhan kepada mahasiwa menunjukkan 66,7% mahasiswa menyatakan sumber belajar belum menyajikan morfologi secara jelas, 69,4% membutuhkan objek tiga dimensi (3D), dan 88,9% menyatakan Augmented Reality (AR) dapat membantu memahami morfologi jamur. Observasi menunjukkan potensi jamur makroskopis di kawasan tersebut, sedangkan penelusuran literatur belum menemukan penelitian yang secara khusus mengidentifikasinya. Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan Buku Ilmiah Populer (BIP) berbasis AR yang memuat jenis, klasifikasi, morfologi, dan visualisasi 3D. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis jamur makroskopis, mendeskripsikan validitas BIP, dan mendeskripsikan keterbacaannya BIP. Penelitian menggunakan desain Educational Design Research (EDR) yang terdiri atas preliminary research, prototyping phase, dan assessment phase, tetapi dibatasi pada dua tahap pertama. Penelitian lapangan menggunakan metode jelajah (field research) dan purposive sampling melalui observasi, dokumentasi, dan identifikasi spesies. Evaluasi produk menggunakan evaluasi formatif Tessmer, yaitu self-evaluation, expert review, dan one-to-one evaluation. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan 42 jenis jamur makroskopis dari 21 famili, dengan Mycenaceae dan Polyporaceae paling banyak ditemukan. Kondisi lingkungan meliputi suhu 23,2–31°C, kelembapan udara 72–91%, intensitas cahaya 1.655–8.562 lux, kecepatan angin 0,0–1,5 m/s, pH tanah 6,9, dan kelembapan tanah 1%. Validitas BIP berdasarkan Akbar (2022) sebesar 89,3% dengan kriteria sangat valid, sedangkan keterbacaan berdasarkan Prastowo (2023) sebesar 93,74% dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian, BIP berbasis AR sangat valid dan sangat baik keterbacaannya serta dapat digunakan sebagai sumber belajar Biologi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 01:01 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:44 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




