Rahman, Fadli (2026) Paradigma Pendidikan Sufistik: Rekonstruksi Ajaran K.H. Haderanie H.N. Disertasi, Pascasarjana.
|
Text
1 PERNYATAAN.pdf Download (107kB) |
|
|
Text
3 ABSTRAK.pdf Download (105kB) |
|
|
Text
4 BAB I.pdf Download (332kB) |
|
|
Text
2 AWAL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
5 BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (646kB) |
|
|
Text
6 BAB III.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
8 BAB V.pdf Download (469kB) |
|
|
Text
7 BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
10 BAB VII.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
9 BAB VI.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
11 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
12 LAMPIRAN.pdf Download (927kB) |
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang secara khusus merekonstruksi ajaran tasawuf K.H. Haderanie H.N. menjadi paradigma pendidikan dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis dimensi ontologis, epistemologis, pedagogis, dan aksiologis ajaran tersebut serta merumuskannya sebagai paradigma pendidikan sufistik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer berupa karya-karya K.H. Haderanie H.N. dan data sekunder berupa literatur pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis menggunakan analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan analisis filosofis melalui interpretasi, kategorisasi, sintesis, dan rekonstruksi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran K.H. Haderanie H.N. mengandung bangunan pendidikan yang utuh, meliputi pandangan tentang manusia, pengetahuan, proses pembentukan, nilai, tujuan pendidikan, peran pendidik dan peserta didik, serta internalisasi nilai. Berdasarkan bangunan tersebut direkonstruksi paradigma pendidikan sufistik yang mengintegrasikan Syari’at, Tarikat, Hakikat, dan Ma’rifat (4T) sebagai kerangka perjalanan spiritual dengan Ma‘rifah, Musyâhadah, Mukâsyafah, dan Mahabbah (4M) sebagai pendalaman dan transformasi kesadaran. Paradigma ini berorientasi pada tazkiyat al-nafs, pembentukan akhlak, penguatan spiritualitas, tanggung jawab sosial, dan pembentukan insân kâmil, dengan tetap mempertemukan spiritualitas dan rasionalitas. Kebaruan penelitian terletak pada rekonstruksi sistematis dan filosofis keseluruhan ajaran K.H. Haderanie H.N. menjadi paradigma pendidikan sufistik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, sehingga memperkaya pengembangan paradigma pendidikan Islam. Paradigma ini bukan pengganti paradigma pendidikan yang telah ada, melainkan kontribusi konseptual yang dapat diadaptasikan dalam pendidikan formal melalui Pendidikan Agama Islam, pendidikan karakter, budaya sekolah, keteladanan, pembiasaan, dan kegiatan reflektif. Paradigma ini juga relevan untuk merespons krisis makna, lemahnya pengendalian diri, dan tantangan teknologi digital melalui orientasi tazkiyat al-nafs, muhâsabah, mujâhadah, zuhud, dan tawakkal. Karena penelitian ini bersifat kepustakaan, bentuk implementasi dan efektivitasnya masih memerlukan pengujian empiris
| Item Type: | Disertasi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (Magister dan Dokter) > S3 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 07:02 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 07:02 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/32474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




