Norfajrina, Norfajrina (2021) JENIS-JENIS JAMUR (FUNGI) MAKROSKOPIS DI DESA BANDAR RAYA KECAMATAN TAMBAN CATUR SEBAGAI MATERI PENUNJANG PADA MATA KULIAH BOTANI TUMBUHAN RENDAH. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (116kB)
AWAL.pdf
Download (904kB)
ABSTRAK.pdf
Download (7kB)
BAB 1.pdf
Download (819kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB 3.pdf
Download (1MB)
BAB 4.pdf
Download (659kB)
BAB 5.pdf
Download (10kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (28kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (17MB)
Abstract
Jamur adalah salah satu kingdom dengan spesies yang banyak dan belum
teridentifikasi. Banyaknya jamur makroskopis yang ditemukan dan dikonsumsi
masyarakat di Desa Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur karena kondisi lingkungan
yang mendukung dan sebagian wilayah lahan pertanian. Berdasarkan observasi literatur,
belum ada penelitian terkait jenis jamur makroskopis di tempat tersebut. Penelitian
bertujuan: (1) untuk mengidentifikasi jenis-jenis jamur (fungi) makroskopis yang terdapat
di Desa Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur, dan (2) untuk mengetahui validitas
modul yang dapat dikembangkan tentang jenis-jenis jamur (fungi) makroskopis di Desa
Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur yang nantinya dibentuk sebagai materi penunjang
dan informasi dalam kajian mata kuliah Botani Tumbuhan Rendah sehingga bisa
dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya.
Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengambilan
data menggunakan Purposive Sampling dengan metode jelajah (survey eksploratif).
Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan kuesioner/angket. Data
lapangan yang didapat selanjutnya dibuat dalam bentuk deskriptif dan dikembangkan
menjadi modul untuk di uji validitaskan dengan metode evaluasi formatif tressemer yang
dibatasi sampai uji pakar (expert review).
Hasil penelitian di Desa Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur ditemukan ada 15
spesies, yaitu Phallus indusiatus, Lentinus sajorcaju, Pycnoporus sanguineus, Trametes
hirsuta, Trametes gibbosa, Trametes ochracea, Earliella scabrosa, Ganoderma
applanatum, Pleurotus pulmonaris, Schizophyllum commune, Parasola auricoma,
Chlorophyllum brunneum, Auricularia auricula-judae, Dacryopinax spathularia, dan
Cookeina sulcipes. Sedangkan hasil validasi kepada ahli materi dan ahli bahasa 82,75%
dan hasil validasi kepada ahli media 73,55%. Kedua angka persentase menyatakan nilai
tersebut valid dan modul dapat digunakan dengan layak namun perlu revisi kecil.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) L Education > L Education (General) Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany |
| Depositing User: | Pramubakti Syanie Raisya Hani |
| Date Deposited: | 16 Aug 2021 00:55 |
| Last Modified: | 16 Aug 2021 00:55 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/17024 |




