EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

Women in West Law and Islamic Law View

Arifin, Zarul (2020) Women in West Law and Islamic Law View. Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam, 4 (2). pp. 177-197. ISSN 2597-6176

[thumbnail of Women in View West Law.pdf] Text
Women in View West Law.pdf

Download (538kB)

Abstract

Studi tentang perempuan dari waktu ke waktu terus bermunculan. Belakangan ini, dengan
wacana feminisme yang menyebar di berbagai belahan dunia, perempuan dan keberadaannya
kembali menjadi buah bibir masyarakat kita. Feminisme dengan gagasan kesetaraan, dalam
teori, dan praktik, tidaklah seragam. Bahkan saat ini, meski kata kesetaraan sering dibahas
dan dipelajari secara mendalam, belum ada rumusan media yang memuaskan, yang umumnya
disepakati bersama. Ada perbedaan mendasar antara femenisme Islam dan femenisme Barat.
Islam mengakui berbagai hak perempuan dengan catatan terdapat batasan-batasan tertentu
untuk menjaga harkat dan martabat perempuan. Barat dalam menjalankan gerakan feminis
telah melampaui fitrah perempuan sehingga semua perempuan dan laki-laki harus sederajat,
hal ini berdampak kurang baik bagi perempuan juga, perempuan menjadi objek seksualitas
yang bebas berpakaian semaunya. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini
menggunakan studi literatur untuk mengkaji teori atau literatur yang relevan. Barat dan Islam,
misalnya, memiliki pemahaman yang berbeda tentang kesetaraan perempuan. Sebagaimana
terungkap dalam jurnal ini, perbedaan ini misalnya, merupakan upaya Islam yang lebih
berhati-hati dan berpandangan jauh ke depan untuk memperjuangkan gender perempuan di
satu sisi tanpa menghapuskan sifat-sifat kewanitaan itu di sisi lainnya. Berbeda halnya dengan
pelaksanaan gender di negara barat, kesetaraan dipahami dan dilaksanakan seluas-luasnya
sehingga perempuan yang awalnya merasa bahagia dan senang dengan kebebasan yang
ditawarkan, pada masa berikutnya terjebak dengan kesetaraan yang mengeksploitasi dan
menghilangkan sifat perempuan. Inilah salah satu pesan moral jurnal ini bahwa dalam
menyikapi tawaran kebebasan hendaknya menimbang dan menelaah lebih dalam. Umat Islam
sendiri dalam melaksanakan pertimbangan tersebut tentunya harus berdasarkan kaidah dan
hukum Allah yang tertuang dalam Al Quran dan Sunnah. Beberapa hal yang dibahas dalam
jurnal ini antara lain Sumber hukum hak dan kewajiban perempuan dalam hukum Islam dan
masyarakat Eropa, posisi perempuan dalam Islam, wacana perbedaan dan persamaan.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Dr Ahdie Anwary
Date Deposited: 15 Sep 2021 01:24
Last Modified: 15 Sep 2021 01:24
URI: https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/17253

Actions (login required)

View Item
View Item