EMPOWERS IDR

Penelusuran Data IDR

Telusuri data di dalam IDR kami menggunakan fungsi penelusuran lengkap (Advanced).
Update Data IDR Terbaru

Lihat data yang sudah kami tambahkan ke IDR dalam seminggu terakhir.
Pedoman Unggah Mandiri

Sebelum mengupload dokumen, pastikan membaca Pedoman Unggah Mandiri untuk Depositor.


Lihat traffic IDR kami. Dari mana mereka datang, device yang dipakai, konten apa saja yang mereka akses, cari dan lainnya

CORAK DAN METODE TAFSIR BINT AL-SHATI’ Studi atas al-Tafsir al-Bayaniy li al-Qur’an al-Karim

Wahyuddin, Wahyuddin (2014) CORAK DAN METODE TAFSIR BINT AL-SHATI’ Studi atas al-Tafsir al-Bayaniy li al-Qur’an al-Karim. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 9 (1). pp. 117-138. ISSN 2502-3705

[thumbnail of 61-Article Text-113-1-10-20160104.pdf] Text
61-Article Text-113-1-10-20160104.pdf

Download (1MB)

Abstract

Artikel ini menyoal corak dan metode interpretasi Bint al-Shati’ dengan menelaah
kitab tafsirnya al-Tafsir al-Baya>niy li al-Qur’an al-Kari>m. Penulis menemukan
bahwa metode yang diterapkan oleh Bint al-Shati’ bercorak sastra (literary exegesis)
yang didesain menjadi interpretasi inter-teks al-Qur’an dan secara metodologis
dapat dikategorikan modern. Metode tersebut menggunakan pendekatan tematik
(mawu‘i) dalam menafsirkan al-Qur’an dan menekankan perlunya interpretasi
filologi berdasar pada kronologis teks dan penggunaan semantik bahasa Arab.
Pendekatan tematik ini lahir sebagai respon terhadap metode penafsiran klasik
yang oleh pakar al-Qur’an kontemporer dinilai parsial dan atomistik.
[This article discusses methods Qur’anic exegete developed by Bint al-Shati’ as
mentioned in her al-Tafsir al-Baya>niy li al-Qur’an al-Kari>m. It argues that the
method adopted by Bint al-Shati’ is literature patterned (literary exegesis) which
design to be inter-text interpretation of the Qur’an and metodologically can be
modern considered. The method use a thematic approach (mawu’i) in interpreting
the Qur’an and stressed the need for interpretation of chronological philology based
on text and using of Arabic language semantics. This thematic approach was
born as a respone to the classical method of interpreation which by the Qur’anic
contemporary expert assessed partial and atomistic

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Dr Ahdie Anwary
Date Deposited: 02 Nov 2021 01:30
Last Modified: 02 Nov 2021 01:30
URI: http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/17475

Actions (login required)

View Item
View Item