Hendra, Hendra (2022) Pengembangan Buku Ilmiah Populer Manfaat Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (164kB)
AWAL.pdf
Download (762kB)
ABSTRAK.pdf
Download (95kB)
BAB I.pdf
Download (229kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (818kB)
BAB III.pdf
Download (374kB)
BAB IV.pdf
Download (911kB)
BAB V.pdf
Download (97kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (121kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (11MB)
Abstract
Pengembangan, Educational Design Research (EDR), Tanaman Sawi
Hijau (Brassica juncea L.).
Limbah cair tahu memiliki kandungan organik dan anorganik yang sangat
berbahaya jika dibuang ke lingkungan secara langsung tanpa pengolahan terlebih
dahulu, banyaknya kandungan organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik
cair melalui fermentasi menggunakan bio-aktivator EM4 sehingga dapat digunakan
untuk merangsang pertumbuhan tanaman sawi hijau.
Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan pengaruh pemberian limbah cair
tahu terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau, (2) Mendeskripsikan konsentrasi
limbah cair tahu yang paling optimal dalam pertumbuhan tanaman sawi hijau. (3)
Mendeskripsikan validitas Buku Ilmiah Populer (BIP) dengan judul “Manfaat
Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau.”
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Educational Design Research
(EDR) yang didasarkan pada studi eksperimental dengan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) Non Faktorial. Konsentrasi yang digunakan adalah T0: 0%, T1:
10%, T2: 20%, T3: 30%, dan T4: 40% dengan 5 parameter pengamatan yaitu; tinggi
tanaman, jumlah helai daun, panjang daun, lebar daun, dan berat segar tanaman.
Data di analisis menggunakan uji ANOVA pada taraf signifikan 5% (α = 0,05), dan
menggunakan uji lanjut LSD. Hasil penelitian dikembangkan menjadi produk Buku
Ilmiah Populer (BIP) dengan tahap uji evaluatif Tessmer yang dibatasi sampai
evaluasi diri (self evaluation) dan tinjauan ahli (expert review).
Hasil penelitian terdapat pengaruh pemberian pupuk organik cair dari
limbah cair tahu terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau di setiap minggu
pengambilan data (14 HST, 21 HST, 28 HST, dan 35 HST) di semua parameter
pengamatan dibuktikan dengan semua nilai P (sig) < 0,05. Perlakuan T4: 40%
merupakan perlakuan paling optimal dan berpengaruh di semua parameter
pengamatan. Berdasarkan uji validasi oleh ahli materi dan ahli media, BIP yang
dikembangkan mendapatkan rata-rata persentase 89% dengan kategori sangat valid.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Depositing User: | Editor Pro |
| Date Deposited: | 19 Dec 2022 05:34 |
| Last Modified: | 19 Dec 2022 05:34 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/21234 |




