Rahmah, Miftahur (2023) Pengembangan Buku Saku Hasil Kajian Etnobotani Kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam Pengobatan Tradisional Bapidara Sebagai Sumber Belajar Berbasis Kearifan Lokal. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (244kB)
AWAL.pdf
Download (15MB)
ABSTRAK.pdf
Download (876kB)
BAB I.pdf
Download (326kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
BAB III.pdf
Download (434kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (146kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (240kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (11MB)
Abstract
Skripsi ini membahas tentang kajian etnobotani Kunyit (Curcuma longa
Linn.) dalam Pengobatan Tradisional Bapidara dan validitas sumber belajar
berbasis kearifan lokal hasil kajian etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam
pengobatan tradisional bapidara.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) kajian etnobotani kunyit
(Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional bapidara 2) validitas sumber
belajar berbasis kearifan lokal hasil kajian etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.)
dalam pengobatan tradisional bapidara.
Jenis penelitian adalah Educational Design Research dan pendekatan
penelitian adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data pada penelitian ini data
primer dan data sekunder, sumber data penelitian ini responden yang ditentukan
dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dikumpulkan
dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisis
secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Sampel dari penelitian ini yaitu 15 orang
masyarakat Kelurahan Kuin Selatan yang mengetahui tentang pemanfaatan kunyit
(Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional bapidara.
Berdasarkan hasil penelitian kajian botani kunyit yaitu habitus herba,
periodisitas pirenial, sistem perakaran serabut, percabangan batang monopodial,
arah tumbuh batang tegak lurus, bentuk batang bulat, permukaan batang agak licin,
memiliki modifikasi pada batang yaitu berupa rimpang, tata letak daun tersebar,
bagian daun lengkap, bentuk daun bulat telur, pangkal daun tumpul, ujung daun
runcing, tepi daun rata, urat daun menyirip, tekstur daun tipis seperti kertas, warna
daun hijau, bagian bunga lengkap. Kajian etnofarmakologi yaitu kunyit dalam
pengobatan tradisional bapidara digunakan sebagai obat demam sampai kejangkejang. Kajian etnoekologi yaitu hasil pengukuran parameter lingkungan sangat
mempengaruhi pertumbuhan kunyit. Kajian etnoantropologi yaitu kunyit
digunakan dalam pengobatan tradisional bapidara untuk mengobati kapidaraan.
Kajian etnoekonomi yaitu kunyit dijadikan sumber penghasilan. Kajian
etnoantropologi yaitu responden tidak mengetahui asal-usul penamaan kunyit.
Hasil uji validitas ahli materi dan ahli media memiliki nilai persentase rata-rata
84,63% dengan kategori valid. Hal ini menunjukkan bahwa buku saku dapat
digunakan tetapi perlu revisi kecil.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 20 Jan 2023 00:47 |
| Last Modified: | 20 Jan 2023 00:47 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/21773 |




