Hadijah, Hadijah (2023) Pengembangan Buku Ilmiah Populer Berkearifan Lokal Tentang Pengaruh Tingkat Konsentrasi Kunyit Terhadap Mutu Bekasam Ikan Papuyu (Anabas testudineus). [Skripsi]
PERNYATAAN (Hadijah T.Biologi).pdf
Download (60kB)
AWAL (Hadijah T.Biologi).pdf
Download (795kB)
ABSTRAK (Hadijah T. Biologi).pdf
Download (8kB)
BAB I (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (430kB)
BAB II (Hadijah T.Bio 19).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (710kB)
BAB III (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (724kB)
BAB IV (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (980kB)
BAB V (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (90kB)
DAFTAR PUSTAKA (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (343kB)
LAMPIRAN (Hadijah T.Bio 19).pdf
Download (25MB)
Abstract
Fermentasi bekasam menggunakan bahan tradisional seperti ikan papuyu
(Anabas testudineus), garam, nasi, beras sangrai, dan gula merah. Pemilihan ikan
papuyu dalam pembuatan bekasam karena rasa daging yang manis, tidak amis,
memiliki kandungan gizi tinggi, mudah didapat, jumlah penyebarannya banyak,
dan harga terjangkau. Fermentasi bekasam melibatkan pertumbuhan bakteri asam
laktat (BAL) yang dapat menguraikan pati menjadi senyawa sederhana dalam
bentuk asam laktat sebagai pemberi rasa asam. Penambahan komponen baru
berupa kunyit (Curcuma longa) dapat memperbaiki kualitas mutu bekasam baik
dari segi warna, aroma, tekstur, dan rasanya. Kemudian setelah memperlajari mata
kuliah bioteknologi dan mikrobiologi ternyata pada topik fermentasi masih belum
dibahas lebih dalam mengenai fermentasi bahkan referensi pendukung berupa
buku ilmiah populer (BIP) juga masih belum ada. Sehingga penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa BIP yang berkearifan lokal
mengenai perbedaan pengaruh tingkat konsentrasi kunyit terhadap mutu bekasam
ikan papuyu (Anabas testudineus).
Penelitian ini menggunakan jenis Educational design research (EDR).
Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian
dijabarkan, kemudian data dianalisis, dan dibuat menjadi sebuah BIP berbasis
kearifan lokal. Kemudian divalidasi menggunakan desain evaluasi formatif
Tessmer dan dibatasi sampai uji pakar (expert review).
Hasil penelitian diketahui bahwa semakin tinggi tingkat konsentrasi kunyit
yang diberikan maka semakin bagus kualitas mutu yang didapatkan. Hal ini
dikarenakan kunyit (Curcuma longa) mampu menekan pertumbuhan BAL yang
dapat memberikan senyawa asam laktat berlebih pada produk fermentasi yang
dibuat. Sehingga rata-rata hasil akhir validasi kelayakan BIP yang diperoleh
sebesar 87,97% (sangat valid) dapat digunakan sebagai bahan ajar pada mata
kuliah bioteknologi dan mikrobiologi tentang topik fermentasi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 19 Jun 2023 06:39 |
| Last Modified: | 19 Jun 2023 06:39 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/23336 |




