Aldila, Danny Attahriri (2024) UMMATAN WASATHAN DALAM AL-QUR’AN DAN KONTEKSTUALISASINYA DALAM MODERASI BERAGAMA. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (711kB)
AWAL.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (118kB)
BAB I.pdf
Download (321kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
BAB III.pdf
Download (359kB)
BAB IV.pdf
Download (327kB)
BAB V.pdf
Download (119kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (120kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Abstract
Beragama
Keragaman merupakan sunnatullâh yang tidak dapat ditolak, meskipun
seluruh manusia di dunia ini bersatu dan bekerja sama untuk melenyapkannya.
Keragaman harus disikapi dengan tepat, bukan dilenyapkan. Tetapi kebanyakan
manusia justru menyikapinya dengan berkonflik satu sama lain. Salah satu bentuk
keragaman yang telah disikapi dengan cara berkonflik oleh manusia adalah
keragaman agama. Agama adalah sesuatu yang luar biasa sakral dalam sejarah
peradaban manusia, serta memiliki posisi tersendiri dalam pikiran dan emosi setiap
individu. Oleh karena posisinya yang sangat subjektif dan sensitif itulah, maka
sangat mungkin agama menjadi penyebab terjadinya sebuah konflik, dikarenakan
perbedaan konseptual dari setiap penganutnya, baik perbedaan tersebut dalam hal
ushûl (core) ataupun dalam hal furû’ (non-core).
Skripsi ini ditulis bertujuan untuk menjelaskan apa yang dimaksud
Ummatan Wasathan dalam Al-Qur’an dan bagaimana kontekstualisasinya dalam
moderasi beragama. Sehingga diharapkan para pembaca sekalian mampu
menyikapi keragaman dengan tepat, terkhusus dalam keragaman agama. Karena
masih banyak penganut agama yang salah dalam menyikapinya.
Penelitian kepustakaan (library research) adalah jenis dari penelitian ini.
Buku, manuskrip, dan berbagai karya tulis lainnya sangat berperan penting dalam
proses penelitian ini. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif, data-data yang
didapat akan dipaparkan berdasarkan hasil telaah terhadap berbagai literatur yang
diperlukan. Selanjutnya, data-data akan dianalisis sedemikian sehingga
terbentuklah data-data yang berisi jawaban atas rumusan masalah yang telah
ditentukan. Adapun metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan
metode maudhû’î (thematic analysis), yakni semua data yang telah ditemukan akan
dihimpun berdasarkan persamaan tema dan konteksnya, kemudian dikaji secara
mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspeknya.
Setelah dilakukan penelitian dan menganalisis data-data yang terkait,
ditemukan bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat sebuah istilah yang dinamakan
Ummatan Wasathan. Ummatan Wasathan merupakan satu ciri khas umat Islam
yang baik dalam keyakinan, pikiran, sikap, selalu mengedepankan kompromi dan
senantiasa berada di pertengahan ketika dihadapkan suatu persoalan. Kemudian
ditemukan pula bahwa konsep Ummatan Wasathan dalam Al-Qur’an tersebut
ternyata dapat dijadikan landasan dalam praktik penerapan moderasi dalam
kehidupan beragama, karena adanya berbagai unsur moderasi (wasathiyyah) yang
terkandung di dalamnya, salah satunya adalah moderasi beragama.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 22 Jan 2024 03:32 |
| Last Modified: | 22 Jan 2024 03:32 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/25875 |




