Nurussa’adah, Nurussa’adah (2024) Bacaan Ayat-Ayat Al-Qur‟an dalam Zikir Al-Ma’tsurat Karya Hasan Al-Banna (Analisis Tipologi Fadha>’il Al-Qur'an dan Referensi Riwayatnya). [Skripsi]
SURAT PERNYATAAN .pdf
Download (544kB)
AWAL-0.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK .pdf
Download (522kB)
BAB I-1.pdf
Download (973kB)
BAB II-0.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (801kB)
BAB III-0.pdf
Download (879kB)
BAB IV-0.pdf
Download (1MB)
BAB V-0.pdf
Download (425kB)
DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (414kB)
LAMPIRAN .pdf
Download (1MB)
Abstract
Zikir di Indonesia umumnya diamalkan sesudah melaksanakan ibadah
shalat lima waktu. Bacaan-bacaan zikir setelah shalat, mempunyai bermacam-macam sebutan atau istilah. Ada yang disebut dengan wirid, hizb, dan ra>tib Selain
itu, dalam perkembangannya ada juga zikir setelah shalat yang dipopulerkan oleh
ulama kontemporer. Dalam hal ini, salah satu kitab zikir yang sudah cukup
terkenal di Indonesia adalah Zikir Al-Ma’tsu>ra>t yang digagas oleh Hasan Al-Banna. Dapat dikatakan dalam era penerbitan modern, dibanding kitab sejenisnya,
Al-Ma’tsu>ra>t adalah kitab yang paling luas penyebaranya di dunia Islam dan
paling banyak jumlah eksemplarnya. Kitab ini sebagaimana kitab-kitab lain secara
umum, tentu belum sempurna. Masih banyak pihak yang memberikan krikitan,
hingga tahap celaan terhadapnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
susunan bacaan ayat-ayat Al-Qur‘an dalam Zikir Al-Ma’tsu>ra>t karya Hasan Al�Banna dan menjelaskan analisis tipologi Fadha>’il Al-Qur‘an berdasarkan rujukan
hadisnya. Adapun penelitian ini termasuk jenis penelitian literature atau
penelitian kepustakaan, yang bersifat penelitian ku alitatif, dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif.
Bacaan-bacaan dalam Zikir Al-Ma’tsu>ra>t terdiri dari 18 rangakaian ayat
Al-Qur‘an pada Al-Ma’tsu>ra>t Kubra>, dan 7 rangkaian ayat pada Al-Ma’tsu>ra>t
Sughra>, serta 21 bacaan selain ayat-ayat Al-Qur‘an. Kemudian dari segi bentuk
zikirnya bacaan-bacaan dalam Zikir Al-Ma’tsu>ra>t bersumber Al-Qur‘an dan
selain dari Al-Qur‘an. Adapun jika ditinjau dari segi lafaznya, bacaan-bacaan
dalam Zikir Al-Ma’tsu>ra>t tersusun dari zikir pujian bagian tasbih, istighfar dan
hauqalah, serta terdapat juga zikir asmaul husna, zikir doa dan shalawat.
Sedangkan dari segi cara (media) zikirnya, termasuk ke dalam zikr bi al-lisan dan
jika dilihat dari segi derajatnya termasuk ke dalam zikir jali (zikir jelas dan nyata).
Sehubungan dengan tipologi fadha>’il Al-Qur‘an, 27 karakteristik keutamaan Al�Qur‘an, terdiri dari 13 fadhi>lah yang termasuk ke dalam Al-Tsawa>b al-ukhrawi>
yang berarti balasan keuntungan di hari akhir, terdiri dari 6 makna formal dan 7
makna subtansial. Kemudian terdapat 14 fadhi>lah yang termasuk ke dalam Al�Fawa>’id al-dunyawiyyah, yang berarti balasan keuntungan di dunia bagi orang
yang membacanya. Berkaitan dengan validitas hadis, dapat disimpulkan bahwa
ayat-ayat-Al-Qur‘an dalam Zikir Al-Ma’tsu>ra>t mempunyai legitimasi yang
berdasar dari hadis, meskipun masih ada riwayat hadis yang dha‟i
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 25 Jan 2024 07:56 |
| Last Modified: | 25 Jan 2024 07:56 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/25996 |




