Huda, Muhammad Mifthaqul (2024) Pandangan Al-Qur`an tentang Homoseksual (Studi Analisis Tafsir Al-Marȃghi Karya Ahmad Mustafa Al-Marȃghi),. [Skripsi]
Surat pernyataan penulisan skripsi.pdf
Download (161kB)
halaman Awal skripsi.pdf
Download (868kB)
ABSTRAK.pdf
Download (105kB)
BAB pertama (per BAB).pdf
Download (589kB)
BAB kedua (per BAB).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (586kB)
BAB ketiga (per BAB).pdf
Download (553kB)
BAB IV.pdf
Download (959kB)
BAB kelima (per BAB).pdf
Download (356kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (418kB)
BIODATA PENULIS & LAMPIRAN.pdf
Download (830kB)
Abstract
Homoseksual pada dasarnya sangat ditentang tegas dalam agama Islam
karena dianggap bertentangan dengan fitrah manusia, Artinya homoseksual
dianggap sebagai suatu penyimpangan karena mereka memiliki kesenangan baik
secara psikis ataupun biologis dan orientasi seksual bukan saja dengan lawan jenis
(heteroseksual) tetapi bisa juga dengan sesama jenis (homoseksual). Keberadaan
kaum homoseksual di Indonesia masih menjadi kontroversi di negara yang
mayoritas muslim serta menjunjung nilai moral yang tinggi. Maka dari itu peneliti
tertarik untuk mengupas mengenai (Pandangan Al-Quran terhadap Homoseksual
(Studi Analisis Ahmad Mustafa Al-Marȃghi) sebagai jawaban untuk mengatasi
permasalahan yang terjadi sekarang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Al-Marȃghi
tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan homoseksual dan akibat Homoseksual
dalam penafsiran Al-Marȃghi.
Penelitian ini berjenis penelitian kepustakaan (library reseach), dengan
menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun teknik analisis yang digunakan
adalah Qualitative content Analysis (kajian isi dokumen secara kualitatif),
memposisikan obyek penelitian sebagai peran-peran berbentuk teks. Pada
dasarnya hal ini merupakan analisis ilmiah tentang isi pesan komunikasi.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa menurut
Ahmad Mushthafa Al-Marȃghi dalam Kitabnya bahwa Al-Qur'an sangat melarang
keras melakukan homoseksual, didalam Al-Qur'an Allah menggunakan istilah
Fahisyah yang memiliki arti perbuatan keji. Al-Marȃghi mengartikan kata
fahisyah yaitu merujuk kepada kaum Nabi Luth yang bercumbu dengan sesama
jenis (laki-laki dengan laki-laki dan wanita dengan wanita) dan mereka
mengetahui bahwa perilaku tersebut memang perbuatan yang keji hal ini
tercantum pada Q.S Al-A'raf/7 : 80-81, Q.S Hud/ 11 :77-79, Q.S An-Naml/26 :
54-55, Q.S Al-Ankabut/29 : 28-29 dan Q.S Al-A'raf/7 : 84. Menurut Al-Marȃghi
dengan banyaknya pelaku homoseksual akan berakibat pada berbagai aspek, hal
ini menyebabkan rusaknya generasi muda, memutus keturunan, merusak akhlak,
merusak fitrah laki-laki dan wanita, hingga dapat menyebabkan gangguan mental
dan kesehatan. Sehingga dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan generasi
kepemimpinan Islam kedepannya
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 30 Jan 2024 06:31 |
| Last Modified: | 30 Jan 2024 06:31 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26144 |




