Solehah, Rahmayanti (2024) Adab Menghafal Al-Qur’an Mahasiswa Program Khusus Ulama (PKU) Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (299kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (263kB)
BAB I.pdf
Download (362kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (605kB)
BAB III.pdf
Download (449kB)
BAB IV.pdf
Download (614kB)
BAB V.pdf
Download (250kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (314kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Adab mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia. Banyak sekali ilmuwan Muslim yang mencurahkan pemikiran dalam karya-karya besarnya yang membahas mengenai adab, di antaranya kitab yang ditulis oleh Imam Nawawi yaitu al-Tibyân fî Adâbi Hamalah al-Qur’ân, yang merupakan sebuah kitab membahas seputar adab-adab dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Ini harusnya
menjadi perhatian khusus bagi seorang penuntut ilmu. Indonesia khususnya di perguruan-perguruan tinggi Islam yang mentargetkan mahasiswanya lulus dengan memiliki hafalan di bidang Al-Qur’an, salah satunya terdapat di Universitas Islam Negeri Antasari yang berlokasi di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.
Memiliki mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Program Khusus, seperti pada Fakultas Ushuluddin dan Humaniora dengan lingkup sebutan Mahasiswa Program Khusus Ulama (PKU).
Peneliti berusaha menemukan jawaban terkait bagaimana pemahaman
Mahasiswa Program Khusus Ulama (PKU) Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin terhadap adab dalam menghafal Al-Qur’an, apa saja adab-adab dalam menghafal Al-Qur’an dan bagaimana pengaruh adab tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang langsung turun ke lokasi penelitian. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Setelah dilakukan penelitian, maka dapat diketahui bahwa pemahaman Mahasiswa Program Khusus Ulama (PKU) terhadap adab menghafal Al-Qur’an ialah suatu perbuatan atau tingkah laku, tata cara dalam suatu proses pendidikan (menghafal) yang menggiring kepada hal baik dalam berinteraksi khususnya
terhadap Al-Qur’an. Adab tersebut diyakini memberikan pengaruh terhadap kelancaran, kemudahan dan kekuatan dalam menghafal. Di antara adabnya yaitu memiliki niat/motivasi/tujuan lurus, berupaya menjaga Al-Qur’an dengan manajemen waktu yang baik dan sesuai untuk menghafal dan mengulang hafalan, kemampuan dasar yang baik dalam membaca Al-Qur’an, memiliki guru pembimbing bersama lingkungan tempat yang mendukung, memposisikan diri dalam keadaan yang baik seperti bersuci, menghadap kiblat serta fokus/khusyu’, berusaha mengamalkan kandungan dari ayat-ayat yang dihafalkan, tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai mata pencaharian, senatiasa melakukan penjernihan batin, dan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat atau sifat tercela
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 01 Mar 2024 02:55 |
| Last Modified: | 01 Mar 2024 02:55 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26204 |




