Kheldawati, Kheldawati (2024) Implementasi Pembelajaran Multilingual Anak Usia Dini di TK Kanaan Banjarmasin Tengah Kota Madya. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (335kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (512kB)
BAB I.pdf
Download (768kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (710kB)
BAB III.pdf
Download (538kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (264kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (238kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Abstract
Multilingual adalah kemampuan seseorang yang menggunakan banyak
bahasa dalam kehidupannya sehari-hari sesuai dengan konteks dan dengan siapa
dia berbicara. Di zaman sekarang ini banyak orang yang menguasai lebih dari satu
bahasa. Penguasaan bahasa asing di era informasi dan komunikasi yang
berkembang pesat pada saat ini menjadikannya sebagai hal penting yang harus
dipelajari sejak anak berusia dini. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Implementasi Pembelajaran Multilingual di TK Kanaan Banjarmasin
Tengah Kota Madya.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik
pada kelas TK B2 yang berjumlah 18 orang. Objek penelitiannya adalah
implementasi pembelajaran multilingual anak usia dini di TK Kanaan Banjarmasin
Tengah Kota Madya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini
adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini antara lain: Pada implementasi pembelajaran
multilingual dalam perencanaan, guru diwajibkan untuk membuat RPPM dan
RPPH setelah guru membuat RPPM dan RPPH guru harus meng-konsultasikannya
satu minggu sebelum mengajar ke Kepala Sekolah terlebih dahulu untuk dicek
apakah sudah sesuai atau belum. Pada pelaksanaan pembelajaran multilingual di
laksanakan dua kali dalam seminggu yaitu setiap hari senin dan rabu, orang-orang
disekitar anak khususnya guru sudah menggunakan bahasa asing dalam kegiatan
pembelajaran sejak masuk kelas dari awal mulai pembelajaran sampai akhir
pembelajaran dilaksanakan. Meskipun belum full Bahasa Inggris dan Bahasa
Mandarin tetapi dalam kegiatan pembelajaran sudah di usahakan untuk berbahasa
asing khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris dengan cara mencampur
Bahasa tersebut. Pada saat pelaksanaan pembelajaran multilingual, guru
menggunakan 4 metode, meliputi: Metode TPR (Total Physical Response), metode
mengajar dengan lagu, metode mengajar dengan tanya jawab dan metode mengajar
dengan bercerita. Pada evaluasi pembelajaran multilingual memakai instrumen
ceklis dan catatan anekdot. Faktor yang mempengaruhi pembelajaran multilingual
yaitu faktor kecerdasan
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 04 Apr 2024 02:48 |
| Last Modified: | 04 Apr 2024 02:48 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26389 |




