Safari, Maulana (2024) Bimbingan Keagamaan Di Pondok Pesantren Al Aminiah Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (146kB)
ABSTRAK.pdf
Download (153kB)
BAB I.pdf
Download (255kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (518kB)
BAB III.pdf
Download (241kB)
BAB IV.pdf
Download (365kB)
BAB V.pdf
Download (88kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (227kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini di latar belakangi pemikiran bahwa bimbingan yang
diberikan kepada santri Pondok Pesantren Al Aminiah ini sangatlah membantu
dan penting dalam meningkatkan pemahaman ilmu keagamaan yang nantinya bisa
digunakan dalam bermasyarakat.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk bimbingan
keagamaan di Pondok Pesantren Al Aminiah dan faktor pendukung dan
penghambat dalam bimbingan keagamaan di Pondok Pesantren Al Aminiah. Jenis
penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), dengan pendekatan
kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan wawancara dengan 1 pengasuh dan 3
tenaga pengajar yang ada di Pondok Pesantren Al Aminiah, yaitu Guru Ahmad
Sam‟ani, Guru Abdul Qodir, Guru Nasir Sam‟ani, dan Guru Abdul Muqsith.
Peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi untuk menggali data yang
terkait dengan bimbingan keagamaan Pondok Pesantren Al Aminiah
Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa bentuk bimbingan keagamaan
yang ada di Pondok Pesantren Al Aminiah terdiri dari bimbingan salat wajib
berjemaah, bimbingan pembelajaran kitab kuning, bimbingan muhadatsah
kosakata Bahasa Arab, dan bimbingan kegiatan keagamaan yang lain. Metode
yang digunakan meliputi metode kajian kitab, metode pengawasan dan pemberian
hukuman, dan metode berpartisipasi di lingkungan pondok ataupun luar dari
lingkungan pondok, Adapun materi dan medianya sudah ditentukan oleh
pengajarnya masing-masing, seperti materi nahwu dan sharaf yang menggunakan
Kitab Matan Al Jurumiyyah dan Kitab Mukhtasar Jiddan. Faktor pendukung ialah
pengajar berpengalaman, jadwal tersusun rapi, kebebasan berkomunikasi, dan
metode bimbingan yang menarik. Adapun faktor penghambatnya ialah santri
masih ada yang melanggar peraturan, fasilitas yang kurang memadai, kesulitan
mengatur pertanyaan santri, ketidakseriusan santri, dan ketidakmauan santri dalam
bermasyarakat.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 06 May 2024 05:55 |
| Last Modified: | 06 May 2024 05:55 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26524 |




