Aisyah, Siti (2024) تسميع القرآن جلسة واحدة في معهد والي سونجو الإسلامي للبنات بجوكير جومبانج / Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk di Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (222kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (136kB)
BAB I.pdf
Download (4MB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
BAB III.pdf
Download (4MB)
BAB IV.pdf
Download (15MB)
BAB V.pdf
Download (464kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Tasmi al-Qur’an adalah salah satu dari sekian banyak fenomena pada umat
islam dalam rangka menghidupkan atau menghadirkan al-Qur’an dalam
kehidupan sehari-hari dengan cara membacanya, mendengarkannya dan
mengkhatamkannya. Tasmi’ al-Qur’an ini bisa dilakukan di kalangan masyarakat,
tempat-tempat ibadah, Majelis Ta’lim dan Pondok-pondok Pesantren berbasis
tahfizh. Pada zaman sekarang berbagai upaya yang dilakukan pondok pesantren
berbasis tahfizh untuk mencetak santri-santri yang mempunyai kualitas hafalan
yang mutqin. Tasmi’ al-Qur’an ini merupakan salah satu cara untuk mengulang
hafalan al-Qur’an dengan cara memperdengarkan hafalannya kepada penyimak
dan akan segera dibenarkan apabila terdapat kesalahan baik dari segi hafalan,
tajwid dan fashohah.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dan penelitian ini
termasuk dalam jenis penelitian lapangan (Field Research). Penelitian ini
disajikan dalam bentuk analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui motif,
pelaksanaan dan tujuan Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk di Pondok Pesantren Putri
Walisongo Cukir Jombang. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian
dianalisis menggunakan teori yang relevan dengan penelitian.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
motif yang melatarbelakangi adanya pelaksanaan Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk
di Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang karena kesulitan santri untuk
melancarkan hafalan dan memanajemen waktu. Dinamakan dengan pelaksanaan
Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk karena pelaksanaannya dilakukan dalam satu
waktu tanpa beristirahat. Pelaksanaan Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk
dilaksanakan oleh santri yang telah menyelesaikan hafalan sebanyak 30 juz dan
mengikuti wisuda bil-ghaib. Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk merupakan rangkaian
kegiatan dan syarat untuk mengikuti wisuda bil-ghaib. Teknis pelaksanaanya para
wisudawati wajib mentasmi’kan hafalan sebanyak 30 juz secara bil-ghaib dalam
waktu 14 jam. Pelaksanaan Tasmi’ al-Qur’an Sekali Duduk sangat banyak
memiliki banyak tujuan yang berdampak bagi wisudawati bil-ghaib.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 25 Jun 2024 05:42 |
| Last Modified: | 25 Jun 2024 05:42 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/26873 |




