Rijanor, Muhammad (2024) Pengembangan Buku Ilmiah Populer Etnobotani Brotowali (Tinospora crispa L.) Masyarakat Barumbai Kecamatan Tabunganen. [Skripsi]
PERNYATAAN- MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (74kB)
AWAL-MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (391kB)
ABSTRAK-MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (34kB)
BAB I- MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (196kB)
BAB II- MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
BAB III-MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (222kB)
BAB IV- MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (520kB)
BAB V-MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (38kB)
DAFTAR PUSTAKA-MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (57kB)
LAMPIRAN- MUHAMMAD RIJANOR 190101110747.pdf
Download (8MB)
Abstract
Brotowali termasuk famili Menispermaceae, memiliki tinggi berkisar antara
2-5 meter dan memiliki batang yang berbintil serta ciri khas rasa yang pahit.
Brotowali (Tinospora crispa L.) dikenal dengan manfaatnya yang banyak seperti
sebagai obat tradisional. Kecamatan Tabunganen adalah sebuah Kecamatan yang
berada di Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etnobotani brotowali
masyarakat Barumbai, dan mendeskripsikan validitas Buku Ilmiah Populer
etnobotani Brotowali (Tinospora crispa L.) masyarakat Barumbai di Kecamatan
Tabunganen.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research (Plomp, 2013)
dengan pendekatan penelitian yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Desain
penelitian ini menggunakan Evaluasi Formatif Tessmer (1993) berbasis kajian
lapangan (field research). Metode pengambil sampel menggunakan teknik
purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan kajian botani, brotowali yaitu habitusnya
berupa perdu dengan periodisitas pirenial, sifat akar serabut, percabangan batang
simpodial, tata letak daun tersebar, bunga brotowali tidak lengkap, dan buah
brotowali tunggal. Kajian etnofarmakologi yaitu dapat mengobati sakit pinggang,
gatal-gatal, obat luka, demam, kencing manis, menyapih. Kajian etnoekologi
brotowali didapatkan dari pengukuran parameter lingkungan. Hasil persentase uji
validitas buku ilmiah populer sebesar 93%, menunjukkan bahwa buku ilmiah
populer dapat digunakan
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 22 Jul 2024 01:09 |
| Last Modified: | 22 Jul 2024 01:09 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27304 |




