Farid, Muhammad Miftah (2024) Pengamalan Q.S. Al-Mulk dan Q.S. Al-Sajdah sebagai bacaan keselamatan diri oleh masyarakat desa Sungai Pinang Nagara (Studi Living Qur’an). [Skripsi]
Pernyataan.pdf
Download (193kB)
Awal - Muhammad Miftah Farid.pdf
Download (759kB)
Abstrak - Muhammad Miftah Farid .pdf
Download (176kB)
BAB I - Muhammad Miftah Farid.pdf
Download (265kB)
BAB II - Muhammad Miftah Farid .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
BAB III - Muhammad Miftah Farid .pdf
Download (154kB)
BAB IV - Muhammad Miftah Farid .pdf
Download (358kB)
BAB V - Muhammad Miftah Farid .pdf
Download (54kB)
Daftar Pustaka - Muhammad Miftah Farid -126-128.pdf
Download (183kB)
LAMPIRAN - Muhammad Miftah Farid -129-140.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengemukakan tentang pengamalan Q.S. al-Mulk dan
Q.S. al-Sajdah sebagai bacaan keselamatan diri oleh masyarakat desa Sungai
Pinang Nagara (Studi Living Qur’an) dengan melihat dan mengamati kenyataan di
lapangan bahwa masyarakat menjadi aktif mengamalkan dan mengikuti kegiatan
keagamaan salah satunya pengamalan kedua surah ini sebagai bacaan keselamatan
diri, pengamalan ini dilakukan masyarakat dengan cara membaca kedua surah
tersebut secara berurutan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengatahui
bagaimana proses pengamalan dan pemaknaan dari Q.S. al-Mulk dan Q.S. al�Sajdah sebagai keselamatan diri oleh masyarakat desa Sungai Pinang Nagara.
Penelitian ini ialah termasuk jenis penelitian lapangan, yang menjadi
objek penelitian yaitu Q.S. al-Mulk dan Q.S. al-Sajdah sebagai bacaan
keselamatan diri oleh masyarakat desa Sungai Pinang Nagara yang meliputi
makna, kandungan, keutamaan Q.S. al-Mulk dan Q.S. al-Sajdah, lalu yang
menjadi subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Sungai Pinang
Nagara yang selalu mengamalkan amalan ini setiap harinya di rumah atau di
tempat ibadah. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah
observasi, wawancara.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah pengamalan ini yang dikerjakan
masyarakat sebagai keselamatan bagi diri dengan cara membacanya, dibaca di
waktu magrib sebelum salat isya dan membacanya di rumah masing-masing
jarang dilakukan secara berjamaah karena ini merupakan amalan individu.
Kemudian masyarakat juga memandang serta memaknai Q.S. al-Mulk dan Q.S.
al-Sajdah ialah dua surah yang dipasangkan ini sebagai sarana ikhtiar yang bisa
mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti musibah, kecelakaan,
penyakit, kejahatan orang yang licik yang bisa menimpa diri masyarakat dalam
mengahadapi dan menjalani hidup.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 22 Jul 2024 01:31 |
| Last Modified: | 22 Jul 2024 01:31 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27308 |




