Ilmawan, Muhammad Yogi (2024) Optimalisasi Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin Menurut Perspektif Ekonomi Syariah. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (237kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (330kB)
BAB I.pdf
Download (699kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
BAB III.pdf
Download (425kB)
BAB IV.pdf
Download (562kB)
BAB V.pdf
Download (320kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (298kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengelolaan alokasi dana desa di desa
Tatakan masih berfokus kepada pembangunan infrastruktur dan sangat minim akan
program-program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan, pendampingan, atau
mencoba mengoptimalkan potensi-potensi perekonomian masyarakat serta
minimnya keterlibatan partisipasi masyarakat untuk masuk dalam bagian
pembangunan desa khususnya peningkatan ekonomi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif.
Subjek penelitian ini aparat desa Tatakan objek penelitin ini adalah optimalisasi
pengelolaan alokasi dana desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di desa
Tatakan menurut perspektif Ekonomi Syariah. Data yang digunakan dalam
mengkaji dan menganalisis penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Optimalisasi pengelolaan alokasi
dana desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di desa Tatakan dalam hal ini
Pemerintah Desa Tatakan telah melakukan pengoptimalan terhadap alokasi dana
desa yaitu kurang lebih sebesar 50% untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa
melalui pemberian BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang pada dasarnya ini adalah
aturan yang diatur oleh pemerintah pusat kepada pemerintah desa untuk
dilaksanakan dan melaksanakan pelatihan-pelatihan keterampilan masyarakat.
Adapun Alokasi dana desa sesuai dengan aturan pemerintah pusat untuk
peningkatan kesejahteraan masyarakat di atur sebesar 70% yang sifatnya masih
dinamis sesuai dengan (Pasal 16 Ayat 3) pemerintah Desa Tatakan sudah hampir
memenuhi ketentuan tersebut. Kemudian dalam pelaksanaan program-program
tahunan yang sudah diatur oleh pemerintah desa untuk meningkatkan ekonomi
masyarakat juga sudah sesuai dalam rencana pelaksanaanya. Pemerintah Desa
Tatakan telah menjalankan sesuai dengan asas-asas dalam ekonomi Syariah namun
dalam hal ini terdapat asas yang belum terjalankan secara maksimal yaitu asas
keseimbangan kemudian asas kemitraan
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 26 Jul 2024 07:04 |
| Last Modified: | 26 Jul 2024 07:04 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27507 |




