Hasnan, Muhammad (2024) Dua Golongan Manusia Dalam Q.S. al-Lail/92: 5-11 (Studi Tematik Tafsir Ibnu Katsir). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (731kB)
AWAL .pdf
Download (2MB)
ABSTRAK .pdf
Download (1MB)
BAB I .pdf
Download (904kB)
BAB II .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB III .pdf
Download (1MB)
BAB IV .pdf
Download (747kB)
DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (870kB)
LAMPIRAN .pdf
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini membahas tentang dua golongan manusia dalam Surah al-Lail
ayat 5-11 (studi tafsir tematik tafsir Ibnu Katsir). Akhir-akhir ini kasus bunuh diri
marak terjadi, salah satu penyebabnya adalah karena depresi dalam menjalani
kehidupan. Jalan kehidupan menuju kebahagiaan dan kesengsaraan sebenarnya
telah digambarkan Allah dalam Al-Qur’an. Salah satunya dalam Surah al-Lail ayat
5-11, dalam surah ini Allah memberikan gambaran mengenai jalan menuju
kebahagiaan dan kesengsaraan, jalan tersebut dapat dilihat dari karakteristik
golongan manusia beserta balasannya yang terdapat dalam Surah al-Lail ayat 5-11.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan balasan
manusia dalam Al-Qur'an Surah al-Lail ayat 5-11 menurut penafsiran Ibnu Katsir.
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka yaitu penelitian menggunakan
informasi yang diperoleh dari buku-buku serta dokumen lainnya yang terkait
dengan penelitian ini, kemudian menganalisisnya dengan tematik dari tokoh Ibnu
Katsir terhadap karakteristik manusia dan balasannya dalam tafsir Ibnu Katsir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Al-Qur’an Surah al-Lail ayat
5-11 dalam tafsir Ibnu Katsir menjelaskan mengenai karakteristik orang baik yang
mencakup hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan dengan Allah
ditandai dengan karakter takwa dan percaya pada pahala terbaik. Sementara yang
hubungannya dengan sesama manusia ditandai dengan karakter kedermawanan.
Balasan bagi orang baik di dunia adalah kemudahan dalam kebaikan dan
ketenangan jiwa, sedangkan di akhirat adalah surga dan kebahagiaan sejati. Adapun
dalam Al-Qur’an Surah al-Lail ayat 8-11 menjelaskan mengenai karakteristik orang
yang buruk yang mencakup hubungan dengan Allah dan dengan sesama manusia.
Adapun yang hubungannya dengan Allah berupa karakter bakhil, merasa cukup
tanpa Allah, dan mendustakan pahala terbaik. Adapun yang berhubungan dengan
sesama manusia berupa karakter bakhil. Balasan di dunia bagi mereka adalah
kesulitan dalam segala urusan serta kegelisahan dan ketidakpuasan. Sementara
balasan mereka di akhirat, mereka akan mendapatkan azab di neraka, kehinaan, dan
kerugian abadi karena ketidaktaatan dan keangkuhan mereka.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 29 Jul 2024 08:23 |
| Last Modified: | 29 Jul 2024 08:23 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27567 |




