Zakiyuddin, Ahmad (2024) Pelestarian Lingkungan Hidup Perspektif Al-Qur’an: Telaah Penafsiran Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (161kB)
AWAL.pdf
Download (962kB)
ABSTRAK.pdf
Download (82kB)
BAB I.pdf
Download (322kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (337kB)
BAB III.pdf
Download (373kB)
BAB IV.pdf
Download (188kB)
BAB V.pdf
Download (76kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (142kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (7kB)
Abstract
Masalah lingkungan menjadi isu hangat dan menarik untuk dibahas selamabeberapa tahun belakangan ini. Kerusakan yang terjadi di hampir seluruh belahandunia memicu semangat berbagai kalangan untuk memberikan usaha terbaiknyaguna menyelamatkan lingkungan. Dari sinilah muncul teori-teori yang diharapkan
mampu meminimalisir kerusakan yang sudah terjadi. Namun dari semua teori yangmuncul dari para ilmuwan sehingga terkesan bahwa agama, khususnya Islam adalah
agama yang tidak mempedulikan keadaaan lingkungan sekitar. Degan dalihdihamparkannya bumi untuk tempat tinggal dan segala isi yang diciptakan untukmanusia guna keberlangsungan kehidupannya, dan sangat kental sekali pahamantroposentris.
Peneliti mengangkat tema lingkungan hidup yang didasarkan padapenafsiran ayat-ayat al-Qur’an. Penafsiran yang dijadikan acuan oleh penelitiadalah tafsir dari M. Quraish Shihab, seorang mufasir Indonesia yang terkenalmoderat dan sadar akan kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia khususnya.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahamipandangan Al-Qur'an mengenai pelestarian lingkungan hidup dan bagaimanapandangan tersebut diinterpretasikan oleh Quraish Shihab. Metode yang digunakan
adalah analisis eko-teologi dan etika lingkungan, yang memungkinkan penelitian
ini menghubungkan prinsip-prinsip teologis dengan isu-isu lingkungankontemporer. Hasil dari penelitian ini adalah. Pertama, penelitian ini menunjukkan
Quraish Shihab, dalam Tafsir Al-Misbah, memberikan kontribusi penting dalammemahami dan menerapkan prinsip pelestarian lingkungan menurut Al-Qur'an. Iamenyajikan pandangan bahwa Al-Qur'an adalah panduan praktis untuk hidup
harmonis dengan alam. Kedua, Quraish Shihab dalam penafsirannya ditinjau daripendekatan eko-teologi mengintegrasikan dimensi spiritual dan teologis dalammenafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an tentang lingkungan. Ketiga, Quraish Shihabmempertimbangkan prinsip etika lingkungan, menekankan tanggung jawab
manusia dalam merawat ciptaan Allah SWT, konsep tauhid, hikmah, amanah, danmawaris sebagai dasar pemeliharaan lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkunganadalah tanggung jawab moral dan bagian integral dari ajaran Islam untuk menjagakeseimbangan alam sebagai amanah dari Allah SWT. Dengan demikian, penelitianini menyimpulkan bahwa perspektif Al-Qur'an, seperti yang ditafsirkan olehQuraish Shihab, memberikan landasan teologis dan etis yang kuat untuk pelestarian
lingkungan hidup.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 02 Aug 2024 06:55 |
| Last Modified: | 02 Aug 2024 06:55 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27659 |




