Kamal, Faiez (2024) Tahfizh Al-Qur'an pada Lembaga Tahfizh Hidayatul Qur'an di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (158kB)
AWAL.pdf
Download (892kB)
ABSTRAK.pdf
Download (112kB)
BAB I.pdf
Download (301kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
BAB III.pdf
Download (130kB)
BAB IV.pdf
Download (318kB)
BAB V.pdf
Download (172kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (178kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (495kB)
Abstract
Kegiatan menghafal Al-Quran adalah hal yang sedang menjadi tranding topic
pada saat ini. Pondok-pondok tahfizh Al-Quran semakin banyak bermunculan di
berbagai kota hingga ke pelosok desa. trend kembali pada Al-Quran mulai marak,
terutama di kalangan generasi muda. Kesadaran umat Islam di Indonesia untuk
kembali dan semakin dekat dengan Al-Quran beberapa tahun terakhir ini semakin
tinggi. Banyak pondok-pondok, surau-surau, pesantren-pesantren dan madrasahmadrasah
hingga perguruan
tinggi
terdapat
pula
usaha
menghafal
Al-Quran.
Diantaranya adalah Lembaga Tahfizh Hidayatul Qur’an di Kecamatan
Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah mengetahui bagaimana mereka menerapkan proses menghafal Al-Qur’an
kepada santrinya, dan apa penerapan metode menghafal Al-Qur’annya serta
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi para siswa-siswi dalam menghafal
Al-Qur’an di Lembaga Tahfizh Hidayatul Qur’an di Kecamatan Banjarmasin
Selatan Kota Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), Sedangkan
sifat penelitian ini adalah kualitatif, kemudian pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitis, yaitu melakukan analisis dan
menyajikan fakta secara sistematik, dan objek dari penelitian ini adalah Lembaga
Tahfizh Hidayatul Qur’an di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.
Hasil yang penulis temukan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: yang
pertama bahwa Lembaga Tahfizh Hidayatul Qur’an di Kecamatan Banjarmasin
Selatan Kota Banjarmasin proses pembelajarannya setiap hari dari senin sampai
dengan kamis melalui cara talqin. Kedua Lembaga Tahfizh Hidayatul Qur’an di
Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin menggunakan metode klasikal
dan metode privat. Metode klasikal caranya, setiap hari sabtu itu dijadwalkan
kegiatan setoran hafalan. Dan ketiga faktor faktor penghambat adalah karena rasa
malas, tidak bisa memanajemen waktu, kelelahan yang berakibat ngantuk kesehatan
yang sering terganggu, masalah ekonomi serta tidak lancarnya membaca AlQur’an.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 26 Aug 2024 00:12 |
| Last Modified: | 26 Aug 2024 00:12 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27757 |




