Lutfia, Anna Nur (2024) Tradisi Pembacaan Q.S. ad-Dukhȃn oleh Jemaah Majelis Ta’lim Shalawat al-Fatih di Desa Paya, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Studi Living Qur’an). [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (168kB)
AWAL.pdf
Download (867kB)
ABSTRAK.pdf
Download (111kB)
BAB I.pdf
Download (320kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (433kB)
BAB III.pdf
Download (564kB)
BAB IV.pdf
Download (116kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (164kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini di latar belakangi karena adanya pembacaan Q.S. ad-Dukhȃn
yang dilakukan setiap hari Jum’at oleh jamaah majelis ta’lim di desa Paya
Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selain itu, jamaah juga mengamalkannya karena
ingin mendapatkan fadhilah dalam Q.S. ad-Dukhȃn, salah satunya yaitu dapat
menghapus dosa. Sehingga, fokus permasalahan pada penelitian ini adalah
mengkaji bagaimana prosesi, apa saja motivasi dan bagaimana pemahaman jemaah
Majelis Ta’lim Shalawat al-Fatih di Desa Paya dalam tradisi pembacaan Q.S. ad�Dukhȃn?. Kemudian penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan dorongan
lebih kepada umat islam dalam memahami dan mengamalkan ayat-ayat al-Qur’an
khususnya pada Q.S. ad-Dukhȃn.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field research) yang
bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik yang digunakan yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini Q.S. ad-Dukhȃn merupakan
salah satu surah dari al-Qur’an yang menunjukkan kekuasaan Allah Swt. Allah
memberikan begitu banyak cara untuk memudahkan hambanya dalam beribadah
kepada-Nya. Salah satunya yaitu dengan mengamalkan Q.S. ad-Dukhȃn karena
banyaknya fadhilah yang didapatkan. Tradisi ini bermula dari anjuran pimpinan
majelis untuk mengamalkan di hari Jum’at karena sudah jadi turun-temurun dari
guru beliau. Hal tersebut membuat majelis ta’lim terdorong untuk membaca dan
mengamalkannya.
Pada prosesi pembacaan surah ad-dukhan para jamaah harus mensucikan
diri terlebih dahulu, lalu menghadap kiblat, membaca istighfar, bertawasul,
membaca asmaul husna, membaca shalawat al-Fatih, membaca Q.S. ad-Dukhȃn
dan diakhiri dengan do’a. Adapun motivasi para jamaah melakukan hal tersebut
dipicu oleh beberapa faktor diantaranya adalah ingin mendapatkan ampunan dosa
dari Allah Swt, mendapatkan pahala, syafaat dan lain-lain. Dari motivasi tersebut,
para jamaah dapat memahami bahwa mereka bisa merasakan dampak terhadap
tradisi pembacaan Q.S. ad-Dukhȃn yaitu ketenangan batin.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 14 Oct 2024 07:30 |
| Last Modified: | 14 Oct 2024 07:30 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27922 |




