Fauzi, Fauzi (2024) Pembacaan Al-Qur’an sebagai Media Pemutus Gangguan Jin di Desa Banua Hanyar Kecamatan Daha Selatan kabupaten Hulu Sungai Selatan. [Skripsi]
PERNYATAAN FAUZI.pdf
Download (335kB)
AWAL FAUZI.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK FAUZI.pdf
Download (470kB)
BAB I FAUZI.pdf
Download (550kB)
BAB II FAUZI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (935kB)
BAB III FAUZI.pdf
Download (440kB)
BAB IV FAUZI.pdf
Download (967kB)
BAB V FAUZI.pdf
Download (493kB)
DAFTAR PUSTAKA FAUZI.pdf
Download (552kB)
LAMPIRAN-LAMPIRAN FAUZI.pdf
Download (3MB)
Abstract
Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Al-Qur’an menjadi sebuah anugerah
paling berharga yang diberi Allah swt. kepada umat Islam yang disampaikan
melalui Nabi Muhammad saw. Ada banyak keutamaan Al-Qur’an yang dibagi para
ulama, salah satunya yaitu asy-syifāˊ yang artinya penyembuh. Di Indonesia, ada
kebudayaan Al-Qur’an yang diamalkan masyarakatnya. Kebudayaan tersebut
menggunakan ayat Al-Qur’an yang digunakan dengan berbagai macam cara yang
membuahkan tradisi seperti tahlilan, rajah, dan lain sebagainya. Dalam kajian
akademisi, fenomena tersebut dinamakan Resepsi Al-Qur’an dalam konteks living
qur’an.
Di Desa Banua Hanyar Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai
Selatan juga banyak penggunaan ayat Al-Qur’an yang sering ditemukan dalam
kehidupan sehari-hari, diantaranya menggunakan ayat dan informasi yang terdapat
dalam Al-Qur’an untuk melaksanakan tahlilan atau untuk pengobatan. Juga bisa
untuk batatamba atau Ruqyah. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi kekayaan
ilmu pengetahuan masyarakat tentang bagaimana istimewanya Al-Qur’an. Jadi,
tujuan penelitian pada riset ini adalah Pengimplementasian Al-Qur’an sebagai
bentuk kegunaannya dalam Ruqyah untuk mengatasi hal-hal gaib yang tidak wajar
atau yang berdampak dalam kehidupan sehari-hari yang diambil dari fenomena atau
pengalaman para peruqyah dalam pemutusan persahabatan dengan jin.
Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan
metode dan sifat penelitian deskriptif-kualitatif yaitu upaya menggambarkan
keadaan subjek secara nyata dan apa adanya guna mengeksplorasi dan memahami
makna yang yang dialami subjek penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah fenomenologi, yaitu penelitian untuk menyelidiki suatu
fenomena atau pengalaman dari para peruqyah dalam hal pemutusan persahabatan
dengan jin. Subjek penelitian ini adalah para masyarakat dan para peruqyah yang
terkait dalam pemutusan persahabatan dengan jin, sedangkan objek penelitian disini
adalah Ayat-ayat Al-Qur’an sebagai media dalam pemutusan persahabatan dengan
jin.
Hasil penelitian ini ada tiga, Pertama, terkait ayat apa saja yang digunakan
dalam pemutusan persahabatan dengan jin. Kedua, proses penggunaan ayat Al
Qur’an sebagai media pemutus persahabatan dengan jin. Dan Ketiga, dampak yang
dirasakan setelah terjadi pemutusan persahabatan dengan jin tersebut.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 04 Nov 2024 01:08 |
| Last Modified: | 04 Nov 2024 01:08 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/27976 |




