Namira, Namira (2024) Pengembangan Buku Ilmiah Populer Etnobotani Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) di Desa Purai Kecamatan Banua Lawas. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (291kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (148kB)
BAB I.pdf
Download (482kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
BAB III.pdf
Download (412kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (154kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (302kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (5MB)
Abstract
Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang interaksi antara
manusia dengan alam sekitarnya. Secara khusus etnobotani ini mengkaji tentang
pemanfaatan tumbuhan oleh suatu etnis yang berada di daerah tertentu. Penelitian
ini mengkaji tentang pemanfaatan pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) di
Desa Purai Kecamatan Banua Lawas yang masih memanfaatkannya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etnobotani pandan
wangi (Pandanus amaryllifolius) dan validitas Buku Ilmiah Populer etnobotani
pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) di Desa Purai Kecamatan Banua Lawas.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research menggunakan
model Plomp & Nieveen (2013), dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan
kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan Evaluasi Formatif Tessmer (1993)
berbasis kajian lapangan (field research). Metode pengambilan sampel
menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan kajian botani pandan wangi yaitu habitus
perdu dengan periodisitas perennial, akar tunggang, percabangan simpodial, daun
meruncing dengan duri-duri kecil diujung daun yang tersusun spiral.
Etnoantropologi pandan wangi yaitu betimung, betasmiyah, betamat, acara
pengantinan dan acara kematian. Etnofarmakologi yaitu minuman herbal,
perawatan tubuh, dan obat luka. Etnoekonomi yaitu kerajnan tangan, makanan,
dan minuman yang diolah dan dijual sebagai penghasilan bagi masyarakat desa
Purai. Etnolinguistik pandan wangi sudah turun temurun dari orangtua terdahulu.
Etnoekologi pandan wangi diperoleh dari pengukuran parameter lingkungan.
Hasil persentase uji validitas buku ilmiah populer sebesar 80,5% dengan kategori
cukup valid, menunjukkan bahwa buku ilmiah populer dapat digunakan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 20 Dec 2024 00:53 |
| Last Modified: | 20 Dec 2024 00:53 |
| URI: | http://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28068 |




