Fajar, Ilham Muhammad (2024) Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Pada Madrasah Aliyah Negeri 2 Tabalong. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (98kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK..pdf
Download (27kB)
BAB 1 ILHAM MUHAMMAD FAJAR.pdf
Download (191kB)
BAB II ILHAM MUHAMMAD FAJAR.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
BAB III ILHAM MUHAMMAD FAJAR.pdf
Download (199kB)
BAB IV ILHAM MUHAMMAD FAJAR.pdf
Download (849kB)
BAB V ILHAM MUHAMMAD FAJAR.pdf
Download (120kB)
DAFTAR PUSTAKA ILHAM MUHAMMAD FAJAR[1].pdf
Download (304kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa
perubahan signifikan di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Sistem Informasi
Manajemen (SIM) menjadi komponen kunci dalam memastikan administrasi yang
lebih efektif, efisien, dan akuntabel di lembaga pendidikan. Di MAN 2 Tabalong,
beberapa aplikasi berbasis teknologi informasi, seperti Simpatika, Emis, dan Media
Sosial, telah digunakan sejak 2019 untuk mendukung operasional sekolah. Namun,
penerapan SIM di sekolah ini masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan SIM di MAN 2 Tabalong, dengan fokus
pada pengambilan keputusan, infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia yang
mendukung sistem tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
untuk mengkaji efektivitas SIM di sekolah ini. Data dikumpulkan melalui observasi
dan wawancara dengan para pengelola sistem serta tenaga pendidik di sekolah.
Analisis difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu keputusan manajemen sekolah,
kompetensi sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi. Melalui pendekatan
deskriptif ini, diharapkan penelitian dapat menggambarkan situasi nyata
pengelolaan SIM di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia
dengan keterampilan teknis yang memadai, serta kurangnya perangkat keras dan
kualitas jaringan internet, menjadi kendala utama dalam penerapan SIM di MAN 2
Tabalong. Meskipun pelatihan telah dilakukan, kompetensi teknis personel belum
cukup untuk menangani masalah teknis yang lebih kompleks. Selain itu,
keterbatasan infrastruktur, seperti komputer dan Wi-Fi, juga mempengaruhi
efektivitas pengelolaan SIM. Aplikasi seperti EMIS dan SIMPATIKA telah
membantu administrasi sekolah, namun masih diperlukan peningkatan lebih lanjut
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 09 Jan 2025 02:38 |
| Last Modified: | 09 Jan 2025 02:38 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28119 |




