Khairiah, Khairiah (2025) Strategi Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Anak Hiperaktif di Paud RA Ulumul Qur’an Al-Madani dan Pelita Insani Banjarbaru. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (143kB)
AWAL.pdf
Download (851kB)
ABSTRAK.pdf
Download (128kB)
BAB I.pdf
Download (127kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
BAB III.pdf
Download (96kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (74kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (82kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Abstract
PAUD Pelita Insani Banjarbaru dan PAUD RA Ulum Al-Madani
Banjarbaru yang memiliki anak hiperaktif, setiap guru di PAUD tersebut memiliki
strategi berbeda dalam menangani anak hiperaktif. Strategi pembelajaran yang
digunakan oleh guru dalam mengajar anak-anak hiperaktif / ADHD (Attention
Deficit Hyperactivity Disorder) memerlukan pendekatan yang khusus dan adaptif
untuk memenuhi kebutuhan unik mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui strategi guru dalam stimulasi perkembangan sosial di PAUD Pelita
Insani Banjarbaru dan PAUD RA Ulum Al-Madani Banjarbaru.
Metode Penelitian ini didasarkan pada metode Kualitatif dengan
pendekatan naratif. Dengen metode ini peneliti melakukan penelitian pada satu atau
lebih individu untuk mengumpulkan data tentang perbandingan kejadian. Subjek
dalam penelitian ini pengajar di PAUD Terpadu Pelita Insani Banjarbaru dan RA
Ulumul Qur’an Al-Madani Banjarbaru yang berjumlah 3 orang guru dan 3 orang
siswa dengan ADHD. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data dan verifikasi data.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam stimulasi
perkembangan sosial di PAUD Pelita Insani Banjarbaru adalah strategi lingkungan
belajar yang terstruktur dan konsisten serta pendekatan pengajaran berbasis
aktivitas fisik dan interaktif. Sedangkan strategi dan stimulasi kegiatan belajar di
RA Ulumul Qur’an Al-Madani, pendekatan bertahap dengan memberikan
kebebasan kepada anak-anak untuk melakukan aktivitas yang mereka sukai diikuti
dengan pengenalan bertahap pada interaksi sosial. Faktor penghambat dalam
pelaksanaan kegiatan belajar yaitu kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang
ADHD di kalangan guru dan orang tua dapat mengakibatkan pendekatan yang
kurang tepat atau bahkan negatif terhadap anak-anak hiperaktif.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 22 Jan 2025 08:20 |
| Last Modified: | 22 Jan 2025 08:20 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28259 |




