Akbary, Muhammad Amirrul (2025) Manajemen Kurikulum Tahfiz Al-Qur’an pada Pondok Tahfizh Al-Qur’an Darul Hijrah 3 Martapura. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (246kB)
AWAL (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (175kB)
BAB I (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (325kB)
BAB II (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
BAB III (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (203kB)
BAB IV (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (486kB)
BAB V (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (210kB)
DAFTAR PUSTAKA (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (213kB)
LAMPIRAN (SKRIPSI AMIRRUL).pdf
Download (1MB)
Abstract
Manajemen kurikulum yang terstruktur dengan baik menjadi tantangan bagi
banyak pondok pesantren, termasuk Pondok Tahfizh Al-Qur'an Darul Hijrah 3
Martapura. Sebagai lembaga yang bertujuan mencetak penghafal Al-Qur'an 30 juz
dalam enam tahun, pondok ini menghadapi kendala berupa belum adanya pedoman
baku dalam pengelolaan kurikulum tahfiz. Keteraturan pengelolaan yang masih
perlu ditingkatkan menghambat optimalisasi program.
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi manajemen kurikulum tahfiz di
pondok tersebut, mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,
dan pengawasan/evaluasi, serta mengidentifikasi solusi praktis untuk meningkatkan
efektivitas program. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik triangulasi
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi guna memastikan validitas data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum belum
optimal karena belum tersedianya draf kurikulum sebagai panduan utama,
meskipun telah didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) dan evaluasi
berkala. Pengorganisasian berjalan cukup baik melalui kolaborasi antarbagian,
namun ketiadaan Surat Keputusan (SK) bagi muhafiz halaqah memengaruhi
kejelasan tanggung jawab. Pelaksanaan kurikulum dinilai efektif dengan metode
ziadah, murojaah, dan tes hafalan bil ghoib, tetapi pemerataan hasil antar kelas
masih perlu perhatian. Evaluasi dilakukan secara rutin melalui rapat, pencatatan
progres dalam buku mutaba’ah, dan pelibatan wali santri, meskipun belum adanya
pelatihan formal bagi muhafiz menjadi aspek yang perlu ditingkatkan untuk
mendukung keberlanjutan program.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 04 Mar 2025 01:14 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 01:56 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28507 |




