Endah, Nabila Putri (2025) Kepemimpinan Prophetic Intelligence pada Pondok Pesantren Salafiyah dan Kombinasi (Studi Multi Kasus pada Pondok Pesantren Darul Ilmi dan Pondok Pesantren Al-Ihsan). Masters thesis, Pascasarjana.
Surat Keaslian Penulisan Nabila Putri Endah.pdf
Download (291kB)
Awal .pdf
Download (1MB)
Abstract .pdf
Download (12kB)
BAB I .pdf
Download (300kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
BAB III .pdf
Download (65kB)
BAB IV .pdf
Download (606kB)
BAB V .pdf
Download (20kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (156kB)
Lampiran .pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa penerapan kepemimpinan
Prophetic dengan empat sifat utama yaitu shiddiq (kejujuran), amanah
(kepercayaan), tabligh (transparansi), dan fathanah (kecerdasan) dapat mencegah
penyalahgunaan kekuasaan oleh pimpinan pesantren. Implementasi nilai-nilai ini
diharapkan dapat memperkuat tata kelola pesantren, menciptakan lingkungan yang
aman, bermartabat, dan mendukung pengembangan karakter santri sesuai ajaran
Islam.
Grand theory yang mendasari penelitian ini adalah Kepemimpinan
Prophetic Intelligence, yang berlandaskan pada sifat-sifat kenabian yang
dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Teori ini menekankan pentingnya
Siddiq, Amanah, Fathanah, dan Tabligh dalam membangun kepemimpinan yang
etis dan berintegritas. Teori Prophetic Intelligence: Kecerdasan Kenabian oleh
Hamdani Bakran Adz-Dzakiey memberikan pedoman untuk pemimpin dalam
menghadapi tantangan kontemporer dengan pendekatan moral dan berorientasi
pada kesejahteraan bersama.
Jenis penelitian ini adalah field research dengan pendekatan kualitatif dan
deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Ilmi di Kota
Banjarbaru dan Pondok Pesantren Al-Ihsan di Kota Banjarmasin. Subjek adalah
pimpinan pondok pesantren (Kyai dan Nyai) serta para guru di kedua pondok
pesantren tersebut, dengan fokus pada kepemimpinan Prophetic Intelligence
sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan di Pondok Pesantren Darul
Ilmi dan Al-Ihsan menerapkan nilai-nilai Prophetic Intelligence (siddiq, amanah,
fathanah, dan tabligh) dengan pendekatan yang berbeda sesuai karakteristik
masing-masing. Darul Ilmi memadukan tradisi salafiyah dan kombinasi melalui
inovasi teknologi, transparansi, dan keterlibatan wali santri, sedangkan Al-Ihsan
mempertahankan pendekatan tradisional berbasis keteladanan pemimpin.
Tantangan utama meliputi adaptasi terhadap modernisasi di Darul Ilmi dan
relevansi nilai tradisional di Al-Ihsan, yang diatasi melalui strategi adaptif seperti
musyawarah dan pengawasan intensif. Perbandingan ini menunjukkan fleksibilitas
penerapan nilai-nilai kenabian, di mana Darul Ilmi unggul dalam inovasi dan
efisiensi, sementara Al-Ihsan menonjol dalam menjaga otentisitas nilai tradisional,
membuktikan relevansi nilai-nilai kenabian dalam berbagai konteks kepemimpinan
pesantren
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana (Magister dan Dokter) > S2 Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 25 Mar 2025 00:13 |
| Last Modified: | 25 Mar 2025 00:13 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28567 |




