Zakiyah, Heni (2024) Penulisan Lafaz Basmalah pada Satu Muharram dalam Pandangan Pengajar Pondok Pesantren Ibnul Amin Puteri Pamangkih Barabai Hulu Sungai Tengah (Kajian Living Qur`an). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (203kB)
AWAL.pdf
Download (689kB)
ABSTRAK.pdf
Download (11kB)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Download (436kB)
BAB 2 TEORI RESEPSI DALAM KAJIAN PENULISAN LAFAZH BASMALAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
BAB 3 GAMBARAN LOKASI PENELITIAN.pdf
Download (396kB)
BAB 5 PENUTUP.pdf
Download (190kB)
BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf
Download (437kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (325kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (590kB)
Abstract
Eksistensi Al-Qur`an dalam pandangan masyarakat Muslim umumnya dipahami
bahwa keberadaanya hanya sebatas untuk diimani, dibaca, dan diamalkan. Padahal
eksistensi-nya juga dapat digunakan dengan tujuan yang beraneka-ragam. Berbagai praktik
yang menggunakan Al-Qur`an atau bagian dari-nya telah menjadi praktik beragama dalam
kehidupan keseharian umat Islam di masa awal Islam yang terkesan menempatkan fungsi
Al-Qur`an di luar kapasitasnya sebagai teks kitab suci. Praktik ini kemudian berkembang
terhadap kebiasaan masyarakat dalam pemanfaatan Al-Qur`an yang ditandai dengan
kemunculan berbagai praktik yang menjadikan Al-Qur`an sebagai media, perantara, dan
berbagai pemanfaatan lainnya di tengah-tengah masyarakat. Salah satu praktik yang diyakini
di kalangan masyarakat suku Banjar ialah keyakinan terhadap Al-Qur`an yang dapat
dimanfaatkan melalui bentuk fisiknya dan dipercayai berfungsi sebagai media
penyembuhan, mendatangkan keselamatan, dan berbagai fungsi lainnya. Salah satu
pesantren yang melaksanakan praktik tersebut adalah pondok pesantren Ibnul Amin yang
memanfaatkan fungsi kalimat basmallah dengan memberlakukan praktik penulisan
basmalah setiap tanggal satu Muharam oleh para pengajar dan santri-nya. Atas dasar ini,
peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam praktik penulisan basmalah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keutamaan lafaz basmalah yang
menjadi motif terhadap praktik penulisannya pada tanggal satu Muharam, dan juga kegunaan
serta manfaatnya dalam pandangan pengajar di pondok pesantren Ibnul Amin Pamangkih
Puteri, Barabai, Hulu Sungai Tengah.
penelitian ini berbentuk penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan
metode pengumpulan data kualitatif. Data primer berdasarkan wawancara dengan pengajar
di pondok pesantren Ibnul Amin Pamangkih Puteri, dan kitab Kanz al-Nâjah wa al-Surûr
karangan Abdul Hamid Qudsi. Analisis data menggunakan metode deskriptif-analitik.
Penelitian ini menemukan dua hal: pertama, motif utama pengamalan praktik
penulisan lafaz basmalah pada tanggal satu Muharam dipahami sebagai bentuk pengamalan
terhadap praktik yang terdapat pada kitab Kanz al-Nâjah wa al-Surûr. Mereka juga meyakini
keutamaan lafaz basmalah dianjurkan untuk mengamalkannya pada awal setiap pekerjaan,
sehingga mereka melaksanakan praktik penulisan lafaz basmalah untuk mengawali
permulaan tahun tersebut guna memperoleh keberkahan. Kedua, kegunaan dan manfaat
penulisan lafaz basmalah pada satu Muharam diyakini dapat menghindarkan dari segala
keburukan dan dapat mendatangkan keberkahan. Secara manfaat, penulisan basmalah
memiliki implikasi penting, baik implikasi dari segi teologis, perilaku sosial, dan berbagai
implikasi positif lainnya. Relevansinya dengan teori resepsi adalah praktik penulisan lafaz
basmalah ini menggunakan resepsi yang bersifat exegetical reception dan functional
reception.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 08 Apr 2025 01:14 |
| Last Modified: | 08 Apr 2025 01:14 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28591 |




