Rizali Ghani, M (2025) Resepsi Fungsional Terhadap Tradisi Ma`arak Kitab Suci Al-Qur`an dan Kitab Shahîh al-Bukhârî di Desa Wawai Kecamatan Batang Alai Selatan. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (174kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (387kB)
BAB I.pdf
Download (498kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (615kB)
BAB III.pdf
Download (352kB)
BAB IV.pdf
Download (518kB)
BAB V.pdf
Download (107kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (330kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (591kB)
Abstract
Seiring berkembangnya zaman, masyarakat mengalami berbagai fenomena
tradisi dalam memperlakukan dan menghidupkan Al-Qur‘an, Seperti fenomena yang
terjadi pada tahun 2020, wabah yang melanda hampir seluruh penduduk dunia
terkena dampaknya yaitu virus corona (Covid 19). Ketika itu, di berbagai kampung
khususnya di Kecamatan Batang Alai Selatan tepatnya di Desa Wawai masyarakat
melakukan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî dengan
tujuan menolak bala. Hal ini menandakan bahwa Al-Qur`an difungsikan dan
dijadikan wasîlah utama kemudian kitab Shahîh al-Bukhârî untuk menolak bala`.
Penulis tertarik untuk mengkaji fenomena tersebut baik dari segi pelaksanaan maupun
pemahaman masyarakat sehingga memberikan daya tarik tersendiri untuk dikaji
bagaimana masyarakat memfungsikan dan berinteraksi dengan Al-Qur`an.
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana
pelaksanaan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî serta
bagaimana pemahaman masyarakat terhadap tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an
dan kitab Shahîh al-Bukhârî di Desa Wawai Kecamatan Batang Alai Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu peneliti
turun langsung ke lapangan sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk
mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian. Data yang diteliti diuraikan
secara mendalam, barulah data tersebut dapat dihasilkan secara akurat, sehingga
memudahkan peneliti untuk memahami dan menyimpulkan.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa
ketika terjadi bala` dan wabah yang berkepanjangan, masyarakat desa Wawai
melakukan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî dengan
tujuan menolak bala. Kemudian pemahaman masyarakat dari pelaksanaan tradisi ini
adalah mereka memandang kemuliaan serta keistimewaan dari kitab suci Al-Qur`an
dan kitab Shahîh al-Bukhârî sehingga masyarakat mempercayai berkat kemuliaan dan
perantara kedua kitab tersebut Allah jauhkan dari segala bala bencana
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 16 May 2025 01:12 |
| Last Modified: | 16 May 2025 01:12 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28783 |




