Noorkholiza, Noorkholiza (2025) Tinjauan al-Qur'an terhadap Fenomena Childfree (Studi Tafsir Tematik dengan Pendekatan Teori Maqâsid). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (690kB)
AWAL.pdf
Download (4MB)
BAB I.pdf
Download (205kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (268kB)
BAB III.pdf
Download (391kB)
BABA IV.pdf
Download (4MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (4MB)
LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul, ”Tinjauan al-Qur'an terhadap Fenomena Childfree
(Studi Tafsir Tematik dengan Pendekatan Teori Maqâsid)”, penelitian ini bertujuan
untuk melihat bagaimana tinjauan al-Qur'an terhadap fenomena childfree. Beberapa
tahun terakhir, childfree mendapat banyak perhatian masyarakat, dan menjadi
sebuah fenomena sosial. Hal ini menjadikan beberapa masyarakat Indonesia
kemudian mulai mempertimbangkan untuk memilih childfree dalam pernikahan
mereka sebagai bentuk kebebasan dalam menentukan hidup.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan
(library research) menggunakan penafsiran tematik dengan pendekatan teori
maqâsid. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis ayat-ayat al-Qur’an yang
menekankan pentingnya perlindungan terhadap keturunan (hifz al-nasl) dan
menjaga keberlangsungan umat manusia sebagai tujuan utama dari pernikahan yang
terdapat dalam Q.S. an-Nisa/4: 1, Q.S. al-Furqan/25: 74, Q.S. Maryam/19: 3-6, Q.S.
asy-Syura/42: 49, Q.S. at-Thur/52: 21, Q.S. ar-Ra’d/13: 38, dan Q.S. ar-Rum/30:
21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an menekankan pentingnya
memiliki keturunan sebagai fitrah manusia dan juga sebagai anjuran dari Allah Swt.
dalam pernikahan.
Fenomena childfree tidak sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam
pernikahan. Lahirnya keturunan adalah sebagai regenerasi manusia, agar tetap
terjaga kelangsungannya di muka bumi. Apabila fenomena childfree ini terus
berlanjut, maka akan terjadi ketidak seimbangan sumber daya manusia, bahkan
akan terjadi kepunahan manusia dalam 20-40 tahun akan datang. Dengan demikian,
larangan memilih untuk childfree dalam perspektif al-Qur’an bukan hanya karena
memiliki anak dianjurkan dalam pernikahan. Lebih dari itu, keturunan merupakan
bagian terpenting dalam ajaran Islam yang memberi penekanan pada perlindungan
terhadap keberlangsungan umat Islam.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 05 Jun 2025 05:42 |
| Last Modified: | 05 Jun 2025 05:42 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/28965 |




