Putri, Delya Eka (2025) Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Matematika Di SMPN 11 Banjarbaru Tahun Ajaran 2024/2025. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (922kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (88kB)
BAB I.pdf
Download (457kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (498kB)
BAB III.pdf
Download (491kB)
BAB IV.pdf
Download (758kB)
BAB V.pdf
Download (121kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (333kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Abstract
Kualitas pendidikan di Indonesia yang masih sangat tertinggal jauh dari
negara-negara lain, membuat peneliti merasa perlu menggali lebih dalam apa yang
menjadi penyebabnya. Hal ini diperburuk dengan merebaknya pandemi Covid-19
yang berdampak pada kualitas belajar peserta didik menurun, berdasarkan hal
tersebut pemerintah mengeluarkan terobosan baru dengan meluncurkan kurikulum
merdeka, dengan harapan kurikulum ini dapat memperbaiki kinerja kurikulum
sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan
kurikulum merdeka dan mengidentifikasi berbagai problematika kurikulum
merdeka bagi guru dan peserta didik pada mata pelajaran matematika di SMPN 11
Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Adapun subjek penelitian ini ialah guru matematika, wakil kepala
sekolah bidang kurikulum, dan peserta didik, serta objeknya adalah pelaksanaan
penerapan kurikulum merdeka dan problematika penerapan kurikulum merdeka
bagi guru dan peserta didik pada mata pelajaran matematika. Instrumen yang
digunakan pada penelitian ini berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan
kuesioner. Teknik analisis data yang dilakukan dengan cara reduksi data,
penyajian data, dan menarik sebuah simpulan atau verifikasi data.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum merdeka
di SMPN 11 Banjarbaru masih belum maksimal dan terdapat problematika yang
terjadi, diantaranya: guru sulit melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi,
penggunaan teknologi yang minim, media pembelajaran yang kurang bervariasi,
guru merasa terbebani saat pelatihan zoom meeting kurikulum merdeka,
banyaknya penyusunan administrasi guru, beban penyusunan modul ajar guru
terlalu banyak, dan peserta didik sulit untuk memahami materi matematika
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 20 Jun 2025 02:59 |
| Last Modified: | 20 Jun 2025 02:59 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29040 |




