Rusidah, Rusidah (2025) Gharîb Al-Qur’an dalam Surah Al-Mulk: Analisis Makna dalam Kitab Tafsir Al-Azhar Karya Hamka. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (391kB)
AWAL.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (195kB)
BAB I.pdf
Download (513kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (796kB)
BAB III.pdf
Download (413kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (201kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (231kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (852kB)
Abstract
Dalam studi ilmu Al-Qur’an, istilah gharîb Al-Qur’an merujuk kepada kata
kata yang terdengar asing, ganjil atau sulit dipahami maknanya oleh pembaca awam.
Karena itulah, gharîb Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam proses penafsiran, agar
makna yang terkandung dalam ayat Al-Qur’an tidak disalahartikan atau dipahami
secara dangkal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji istilah gharîb Al-Qur’an dalam surah
Al-Mulk serta menganalisis penafsiran HAMKA terhadap kata gharîb dalam kitab
Tafsir Al-Azhar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
kepustakaan (library research) dan analisis isi. Sumber utama yang digunakan adalah
Tafsir Al-Azhar karya HAMKA dan Kitab Al-Mufradat fî Ghâribil Qur’an karya Ar
Raghib Al-Ashfahani, serta didukung dengan referensi yang relevan dengan ilmu
gharîb Al-Qur’an. Fokus penelitian seputar Surah Al-Mulk yang terdapat di dalam Al
Qur’an
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa di dalam Al
Qur’an surah Al-Mulk terdapat 27 kata yang tergolong gharîb baik secara lafadz,
makna maupun susunan (tarkib). HAMKA dalam tafsirnya mengaitkan makna dari
kata-kata tersebut dengan konteks sosial, moral dan spiritual sehingga makna yang
didapatkan menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca masa kini. Gaya penulisan
yang komunikatif dan kaya akan nilai-nilai sosial budaya menjadikan tafsir HAMKA
memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan tafsir lainnya. Dalam Menafsirkan 27 kata,
HAMKA memfokuskan analisisnya pada 8 kata yang mewakili dari 27 kata gharîb
baik dari segi lafadz, makna maupun tarkib.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian terhadap kata-kata gharîb sangat
penting untuk mendukung pemahaman yang benar terhadap isi Al-Qur’an dan
menghindari kesalahan dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an. Selain itu, penelitian ini
juga membuka peluang untuk pengembangan kajian lebih lanjut terhadap tafsir tematik
dari tokoh nusantara dalam isi kandungan makna dari setiap ayat Al-Qur’an, tidak
terbatas pada satu surah saja.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 02:23 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 02:23 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29062 |




