Aisyah, Siti (2025) Representasi Ayat-Ayat Al-Qur’an dalam Novel Langit Goryeo Karya Berliana Kimberly (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (53kB)
AWAL_.pdf
Download (731kB)
ABSTRAK_.pdf
Download (111kB)
BAB I_.pdf
Download (284kB)
BAB II_.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
BAB III_.pdf
Download (278kB)
BAB IV_.pdf
Download (491kB)
BAB V_.pdf
Download (130kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (193kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (335kB)
Abstract
Novel islami merupakan salah satu karya sastra yang merepresentasikan
ajaran Al-Qur’an melalui narasi-narasi untuk membangun cerita novel, misalnya
dengan memuat ayat-ayat Al-Qur’an. Salah satunya novel Langit Goryeo karya
Berliana Kimberly yang menyajikan narasi cerita dengan memasukkan ayat-ayat
Al-Qur’an sebagai pembangun alur cerita. Sehingga novel sebagai karya sastra
tidak hanya menjadi sebuah hiburan semata, melaikan salah satu wadah untuk
menyampaikan kepada pembaca nilai-nilai ajaran yang ada dalam ayat-ayat Al
Qur’an. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pembahasan
terkait representasi ayat-ayat Al-Qur’an dalam novel Langit Goryeo berdasarkan
analisis semiotika Charles Sanders Peirce, dan bagaiamana relevansi pemahaman
penulis novel terhadap ayat dengan pemahaman dalam kitab-kitab tafsir.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.
Teknik pengumpulan data dengan studi dokumentasi, yaitu dengan menyelidiki
serta menganalisis data dari novel Langit Goryeo karya Berliana Kimberly dan
ayat-ayat Al-Qur’an, serta kitab-kitab tafsir yang menjadi objek material penelitian.
Selanjutnya data-data tersebut dianalisis melalui teori semiotika Peirce.
Penlitian ini menemukan bahwa terdapat 12 ayat Al-Qur’an yang
direpresentasi dalam novel Langit Goryeo karya Berliana Kimberly, yaitu Q.S. al
Isrâ’/17: 32, Q.S. al-Ankabût/29: 1-2, Q.S. al-Baqarah/2: 255, Q.S. al-Fîl /105: 1
5, Q.S. al-Taubah/9: 84 dan 113, Q.S. al-Nûr/24: 3, Q.S. al-Zumar/29: 10, Q.S. al
Nûr/24: 30, Q.S. al-Baqarah/2: 216, Q.S. al-An’âm/6: 162, Q.S. al-Raḥmân/55: 13,
dan Q.S. al-Insyirah/94: 5. Representasi ayat-ayat tersebut dianalisis dari semiotika
Charles terkait hubungan antara representamen dengan objek terbagi kepada tiga
kategori, yaitu ikon, indeks, dan simbol. Ikon yaitu representasi dengan
menyebutkan langsung lafadz arab, atau terjemahan ayat. Indeks yaitu representasi
dengan menyebutkan kandungan ayat. Simbol yaitu representasi berupa nama dan
nomor ayat yang dimaksud. Selain itu, satu ayat dalam novel Langit Goryeo ada
yang direpresentasikan dalam satu bentuk (representamen hanya bentuk indeks) dan
ada yang dalam beberapa bentuk (representamen bentuk ikon dan simbol).
Sedangkan relevansi antara pemahaman penulis novel dengan pemahaman dalam
kitab tafsir terhadap ayat kedanya sejalan, meskipun kontekstualisasi pemahaman
berbeda namun pemahaman terhadap ayat tersampaikan dengan baik sesuai
pemahaman dasar kitab tafsir.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 22 Jul 2025 06:22 |
| Last Modified: | 22 Jul 2025 06:22 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29567 |




