Puadi, Muhammad Nur (2025) Representasi Simbol Binatang Dalam Amtsâl Qur’an: Kajian Spritual Tentang Pesan Moral. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (211kB)
Awal.pdf
Download (791kB)
ABSTRAK.pdf
Download (129kB)
BAB I.pdf
Download (343kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (441kB)
BAB III.pdf
Download (311kB)
BAB IV.pdf
Download (463kB)
BAB V.pdf
Download (191kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (147kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang penelitian ini ialah karena Al-Qur’an memiliki banyak
keindahan di dalamnya, salah satunya yaitu tentang amtsâl. Amtsâl artinya
perumpamaan atau memberikan gambaran tentang sesuatu dengan sesuatu yang lain
yang dapat dipahami karena adanya kesamaan. Amtsâl menjadi tiga macam, yaitu
amtsâl al-musharrahah, amtsâl al-kaminah, dan amtsâl al-mursalah. Kemudian Al
Qur’an menggunakan binatang sebagai salah satu bentuk amtsâl yang digunakan
dalam Al-Qur’an. Ada berbagai ayat yang menggunakan binatang sebagai bentuk
amtsâl yang digunakan untuk dijadikan sebagai bentuk pembelajaran dan perenungan.
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), penelitian
ini juga menggunakan pendekatan tafsir maudhu’i yang dalam penelitian ini
mengelompokkan ayat-ayat yang menyebutkan amtsâl tentang binatang yang terdapat
dalam Al-Qur’an. Terdapat sembilan ayat yang membahas amtsâl tentang binatang,
yaitu dalam Q.S Al-Baqarah: 26 dan 260, Q.S Al-A’raf: 176 dan 179, Q.S Al-Hajj: 73
Q.S Al-Ankabut: 41, Q.S Al-Qamar: 7, Q.S Al-Jumu’ah: 5, Q.S Al-Mudatsir: 50-51,
dan Q.S Al-Mursalat: 32-33 Kemudian menafsirkan ayat-ayat tersebut lalu
menganalisis tentang pesan moral yang terkandung dari ayat-ayat tersebut.
Penelitian ini bertujuan agar pesan moral yang terkandung dalam ayat-ayat
amtsâl tentang binatang pada Al-Qur’an dapat menjadi fondasi pembentukan karakter
individu maupun tatanan sosial yang beradab. Mengetahui tentang ayat-ayat yang
menggunakan binatang sebagai simbol pembelajaran tentang pesan moral.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa ayat-ayat
amtsâl tentang binatang memberikan pelajaran dan pesan moral, pertama: Bahwa
hawa nafsu manusia dapat menjadi bencana untuk diri sendiri apabila tidak dapat
dikendalikan dengan benar. Kedua, bahaya ilmu yang tidak diamalkan, yang hanya
akan menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Ketiga, kerapuhan akidah dan
kesesatan kemusyrikan, serta ajakan untuk bertauhid. Keempat, pentingnya akal sehat
dan kerendahan hati dalam menerima perumpamaan dan petunjuk Allah. Kelima,
penegasan bahwa menyembah selain Allah adalah tindakan yang sia-sia dan tidak
berdasar secara logika maupun fitrah. Keenam, keutamaan membangun keimanan
yang kokoh berlandaskan tauhid, bukan pada keyakinan yang rapuh
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 22 Jul 2025 07:42 |
| Last Modified: | 22 Jul 2025 07:43 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29578 |




