Anggraini, Yulia Eka (2025) Tahadduts bi al-Ni’mah dalam Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 sebagai Ekspresi Rasa Syukur: Kajian tentang Tafsir Al Azhar, Karya Buya HAMKA. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (68kB)
AWAL.pdf
Download (3MB)
ABSTRAK.pdf
Download (417kB)
BAB I.pdf
Download (532kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (768kB)
BAB III.pdf
Download (493kB)
BAB IV.pdf
Download (546kB)
BAB V.pdf
Download (303kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (438kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Di era perkembangan informasi dan media sosial saat ini telah mengubah
cara manusia mengekspresikan dirinya, termasuk dalam menunjukkan nikmat dan
pencapaian yang diperoleh, kecenderungan manusia untuk memamerkan
pencapaian dan kekayaan semakin marak terjadi. Hal ini menjadi fenomena yang
sering kali disamarkan sebagai bentuk rasa syukur, tebih tepatnya dikenal dengan
istilah tahadduts bi al-ni’mah, Melalui fenomena tersebut timbul pertanyaan
tentang makna tahadduts bi al-ni’mah agar dalam pengamalannya tidak bergeser
menjadi tindakan riya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tahadduts bi
al-ni’mah sebagai ekspresi rasa syukur, menurut penafsiran Buya HAMKA,
terhadap Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 dalam Tafsir Al-Azhar. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah kajian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis
teks yang terdiri dari dua tahap utama: Pengumpulan data dan analisis. Sumber
utama yang digunakan pada tahap pengumpulan data adalah Tafsir Al-Azhar. Selain
itu, data sekunder yang digunakan dalam diperoleh dari penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya seperti artikel, buku, dan materi lain yang relevan dengan
tahadduts bi al-ni’mah. Tahap kedua, analisis teks dan isi yang mencakup tinjauan
terhadap teks Tafsir Al-Azhar dengan menggunakan teori tafsir kontekstual untuk
mendapatkan sudut pandang penafsiran yang relevan dengan fenomena masa kini
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukakan, maka diperoleh hasil bahwa dalam
penafsiran Buya HAMKA terhadap Q.S. Al-Dhuha [93]: 11, yaitu tahadduts bi al
ni’mah tidak hanya bermakna literal, tetapi juga kontekstual, yang diwujudkan
dalam amal nyata seperti memperbanyak sedekah. Selain itu, tahadduts bi al
ni’mah harus berlandaskan niat yang lurus untuk menghindari sikap riya, serta
mengandung dimensi sosial, bukan sekedar tindakan pamer. Kontribusi penelitian
ini terletak pada upaya memahami rasa syukur yang bersifat transformatif.
Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan nilai tahadduts bi al-ni’mah
dalam pendidikan karakter dan dakwah Islam, khususnya dalam membentuk
masyarakat yang bersyukur, produktif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 24 Jul 2025 02:37 |
| Last Modified: | 24 Jul 2025 02:37 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29648 |




