Khafizh, M (2025) Integrasi Doa Dalam Pembelajaran Al-qur’an di TPQ Baburrahmah Landasan Ulin. [Skripsi]
Pernyataan.pdf
Download (255kB)
Awal.pdf
Download (1MB)
Abstrak.pdf
Download (231kB)
Bab I.pdf
Download (521kB)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
Bab III.pdf
Download (356kB)
Bab IV.pdf
Download (760kB)
Bab V.pdf
Download (247kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (284kB)
Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pembelajaran Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) tidak
hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga
menanamkan nilai-nilai spiritual dan adab islami. Salah satu praktik spiritual yang
menjadi pembiasaan di TPQ Baburrahmah Landasan Ulin adalah berdoa sebelum
pembelajaran dimulai. Doa dianggap sebagai bentuk pengakuan atas
ketergantungan manusia kepada Allah sebagai sumber ilmu, serta sebagai upaya
untuk menciptakan suasana belajar yang khusyuk dan bermakna.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab empat rumusan masalah, yaitu:
(1) bagaimana bentuk dan isi doa yang dipraktikkan sebelum pembelajaran Al
Qur’an; (2) apa tujuan dan makna spiritual doa menurut guru dan santri; (3)
bagaimana integrasi praktik doa dalam metode Tilawati; dan (4) apa dampak
praktik doa terhadap proses dan hasil pembelajaran Al-Qur’an di TPQ
Baburrahmah. Fokus penelitian ini terarah pada pembelajaran Al-Qur’an dengan
pendekatan integratif antara nilai spiritual dan metode pembelajaran modern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi
lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima orang
santri yang dipilih dari kelas tahfiz dan tahsin, serta empat ustadz/ustadzah dari
total 40 pengajar. Analisis data dilakukan secara induktif dengan merujuk pada
teori behavioristik, integrasi ilmu dan agama, serta antropologi agama Clifford
Geertz.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik doa sebelum pembelajaran
Al-Qur’an di TPQ Baburrahmah telah menjadi budaya yang mengakar. Doa yang
dibaca bersifat baku dan dipimpin oleh guru, dengan tujuan menumbuhkan
semangat belajar, ketenangan hati, dan kesadaran spiritual. Praktik ini terintegrasi
dalam metode Tilawati sebagai pengantar sebelum materi diberikan, dan
berpengaruh positif terhadap disiplin, kekhusyukan, serta daya serap santri
terhadap materi pembelajaran. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi nilai
spiritual dalam strategi pembelajaran Al-Qur’an
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 24 Jul 2025 03:53 |
| Last Modified: | 24 Jul 2025 03:53 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29661 |




