Akbar, Khaerun (2025) Larangan Diskriminasi dalam Al-Qur’an menurut Ulama-ulama Tafsir Kontemporer di Indonesia. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (59kB)
AWAL.pdf
Download (816kB)
ABSTRAK.pdf
Download (135kB)
BAB I.pdf
Download (448kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
BAB III.pdf
Download (476kB)
BAB IV.pdf
Download (448kB)
BAB V.pdf
Download (110kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (192kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (415kB)
Abstract
Latar belakang pada penelitian ini diawali dengan banyaknya dari kalangan
masyarakat yang melakukan salah satu tindakan yang tidak dapat ditoleransi yaitu
Diskriminasi. Diskriminasi merupakan isu sosial yang menjadi perhatian dalam
aspek kehidupan dulu hingga sekarang, serta termasuk dalam konteks keadilan. Al
Qur’an sebagai sumber utama yang dijadikan pedoman hidup bagi umat manusia
mengandung prinsip-prinsip fundamental yang menolak akan segala bentuk
tindakan diskriminasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana para ulama tafsir
kontemporer di Indonesia memahami dan menafsirkan larangan diskriminasi dalam
Al-Qur’an, agar dapat memahami secara mendalam mengenai penelitian ini, serta
mengambil hikmah setiap ayat yang menjelaskan larangan diskriminasi tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library Research) dengan
pendekatan deskriptif kualitatif dan tafsir tematik. Pendekatan ini digunakan untuk
mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan diskriminasi,
serta menganalisis ayat tersebut dengan perspektif ulama tafsir kontemporer
Indonesia guna mengambil intisari secara maksimal dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mufassir menafsirkan ayat-ayat yang
berkaitan dengan diskriminasi, sama-sama menekankan pentingnya keadilan
sebagai prinsip utama dalam mencegah diskriminasi. QS. An-Nisā’:135 menuntut
keadilan tanpa memandang hubungan atau status sosial, QS. Al-Māidah:8 melarang
ketidakadilan akibat kebencian, dan QS. Shād:26 memperingatkan agar pemimpin
tidak memutuskan perkara berdasarkan hawa nafsu. Ketiga mufasir menegaskan
bahwa keadilan harus ditegakkan secara konsisten dalam upaya mencegah
diskriminasi dalam kehidupan sosial, khususnya di Indonesia.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 31 Jul 2025 02:44 |
| Last Modified: | 31 Jul 2025 02:44 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/29935 |




