Nurkhadijah, Nurkhadijah (2025) Kajian Tafsir Jalālayn di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah Pelaihari. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (504kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (332kB)
BAB I.pdf
Download (781kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (767kB)
BAB III.pdf
Download (917kB)
BAB IV.pdf
Download (318kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (365kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Abstract
Kajian tafsir Al-Qur’an di lingkungan pesantren merupakan salah satu
bentuk warisan intelektual Islam yang sangat khas dan masih bertahan kuat hingga
kini. Di tengah maraknya pendekatan modern terhadap studi tafsir, eksistensi kajian
kitab tafsir klasik seperti tafsir Jalālayn di pesantren menawarkan khazanah
keilmuan yang kaya dan penuh dengan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini membahas
tentang kajian tafsir Jalālayn yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul
Qur’an Istiqomah. Latar belakang dari dilakukannnya penelitian ini yaitu tidak
terlalu banyak pengajian tafsir yang dilakukan di pondok-pondok pesantren ini
tidak hanya mempertahankan metode pengajaran tradisional, tetapi juga
memperlihatkan dinamika interpretasi yang adaptif terhadap moralitas santri masa
kini. Fokus utama pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode dan corak
kajian tafsir Jalālayn di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah.
Menurut jenisnya, penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan menggambarkan
secara mendalam praktik kajian tafsir Jalālayn yang berlangsung di Pondok
Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan ini dipilih guna memperoleh
gambaran yang menyeluruh terhadap dinamika pembelajaran tafsir yang
berlangsung.
Hasil temuan dari observasi menunjukkan bahwa metode kajian tafsir yang
digunakan pada pelaksaannya yaitu metode ceramah, di mana disampaikan dalam
bentuk satu arah dengan diselingi interpretasi, nasihat, dan penguatan nilai-nilai
moral. Adapun dalam hal corak kajian tafsir, temuan dari hasil observasi dan
wawancara menunjukkan bahwa penjelasan tafsir ayat cenderung mengarah pada
corak kontekstual dan corak tasawuf akhlakī. Corak kontekstual terlihat dari upaya
kiai dalam mengaitkan kandungan ayat Al-Qur’an dengan realitas sosial santri dan
masyarakat, sedangkan corak tasawuf akhlakī tampak dalam penekanan pada nilai
nilai spiritual, pembentukan akhlak terpuji, dan pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs).
Dengan dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
ranah kajian tafsir yang ada di pondok pesantren lainnya
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 05 Aug 2025 06:17 |
| Last Modified: | 05 Aug 2025 06:17 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30011 |




