Maulana, Muhammad Rizki (2025) Fenomena Living Qur'an tentang Qur'anic Healing dalam Praktik Pijat Tradisional di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. [Skripsi]
Pernyataan keaslian tulisan.pdf
Download (728kB)
AWALAN.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (305kB)
BAB I.pdf
Download (536kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (727kB)
BAB III.pdf
Download (402kB)
BAB IV.pdf
Download (847kB)
BAB V.pdf
Download (307kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (434kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Al-Qur’an dalam fungsinya sebagai penyembuh bukan hanya
dipahami sebagai penawar bagi penyakit rohani, namun juga diyakini mampu
menyembuhkan penyakit jasmani. Di tengah masyarakat, keyakinan terhadap
Al-Qur’an sebagai media penyembuh terepresentasi dalam praktik pijat
tradisional di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten
Tanah Laut.
Penelitian ini diarahkan untuk menjawab dua fokus utama, yaitu
bagaimana proses penggunaan ayat Qur'an dalam praktik pijat tradisional di
Desa Sungai Pinang, serta bagaimana pemahaman praktisinya terhadap ayat
ayat yang digunakan dalam proses tersebut.
Penelitian ini merupakan bagian dari kajian living Qur'an, yang
berfokus pada dinamika sosial-keagamaan yang berkaitan dengan keberadaan
dan fungsi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Muslim.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
fenomenologi, yang bertujuan memahami pengalaman dan makna yang
dirasakan langsung oleh individu atau kelompok dalam menjalin relasi
dengan Al-Qur’an.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh temuan bahwa
para praktisi pijat tradisional di Desa Sungai Pinang menggunakan ayat-ayat
Al-Qur’an seperti surah al-Fātiḥah, al-Ikhlāṣ, al-Falaq, an-Nās, al-Qalam ayat
1, al-Fîl ayat 1, dan al-Naml ayat 30 dalam praktik pengobatan mereka. Ayat
ayat tersebut dipahami oleh para praktisi memiliki khasiat spiritual dan
fungsional, seperti memberikan ketenangan, menyembuhkan penyakit,
mengusir gangguan makhluk halus, mempermudah proses persalinan hingga
menjadi pegangan batin atas kekuasaan Allah SWT. Temuan ini
menunjukkan bahwa pemanfaatan ayat-ayat Al-Qur’an dalam praktik
penyembuhan tradisional tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga
megandung keyakinan fungsional yang kuat di kalangan masyarakat.
penelitian ini memberikan indikasi bahwa fenomena living Qur’an dalam
praktik pijat tradisional mencerminkan bentuk integrasi antara warisan
budaya lokal dan pemaknaan spiritual terhadap ayat suci, yang layak
dikembangkan sebagai kajian interdisipliner dalam bidang studi Al-Qur’an,
antropologi, dan pengobatan tradisional
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 21 Aug 2025 02:56 |
| Last Modified: | 21 Aug 2025 02:56 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30067 |




