Syarif, Abdullah (2025) Penguatan Hafalan Al-Qur’an Melalui Pendekatan Spiritual: Studi Tentang Salat Sunah Empat Surah di Pondok Tahfizhul Qur'an Al-Ihsan 2 Putra Desa Bentok Kecamatan Bati-Bati. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (66kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (229kB)
BAB I.pdf
Download (434kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (585kB)
BAB III.pdf
Download (253kB)
BAB IV.pdf
Download (408kB)
BAB V.pdf
Download (130kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (138kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pembelajaran dan penguatan hafalan Al-Qur’an di pesantren tidak hanya
bertumpu pada metode teknis, tetapi juga diperkaya dengan pendekatan spiritual
yang menginternalisasi nilai-nilai ruhani dalam jiwa para santri. Salah satu bentuk
praktik spiritual yang hidup di kalangan santri adalah pengamalan salat sunah empat
surah yakni Surah As-Sajdah, Yā-Sīn, Ad-Dukhān dan Al-Mulk yang secara khusus
dilaksanakan setiap malam Jumat sebagai amalan rutin. Tradisi ini diyakini
memiliki dimensi keberkahan tersendiri, baik dalam aspek keilmuan maupun
spiritualitas, khususnya dalam mendukung kelancaran hafalan Al-Qur’an.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam bagaimana
praktik dan pemahaman para santri terhadap salat sunah empat surah, serta
melakukan studi akan pengaruhnya terhadap penguatan hafalan Al-Qur’an di
Pondok Tahfizhul Qur’an Al-Ihsan 2 Putra, Desa Bentok, Kecamatan Bati-Bati.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research), yang melibatkan observasi, wawancara semi-terstruktur,
dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Sebanyak 5 dari 24 Ustadz dan
10 santri laki-laki dipilih sebagai responden dari total 190 santri, berdasarkan
keterlibatan aktif mereka dalam pelaksanaan amalan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik salat sunah empat surah tidak
hanya menjadi bentuk ritual mingguan, melainkan juga berfungsi sebagai instrumen
spiritual yang memperkuat kesadaran diri, konsistensi ibadah, serta menumbuhkan
ketenangan batin dalam proses menghafal. Para santri menilai bahwa pelaksanaan
amalan ini membawa pengaruh positif terhadap semangat dan fokus mereka dalam
menghadapi tantangan hafalan. Dalam perspektif living Qur’an, praktik ini
merupakan perwujudan dari nilai-nilai Qur’ani yang dihidupkan dalam aktivitas
keseharian, menjadikan Al-Qur’an tidak hanya dihafal secara lafaz, tetapi juga
diresapi secara makna dalam perilaku dan spiritualitas santri
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 29 Aug 2025 07:23 |
| Last Modified: | 29 Aug 2025 07:23 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30092 |




