Mariana, Dewi Yulia (2025) Pengembangan Booklet Berbasis Kearifan Lokal Karakterisasi Morfologi Hambawang (Mangifera foetida Lour). [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (228kB)
AWAL.pdf
Download (672kB)
ABSTRAK.pdf
Download (272kB)
BAB I.pdf
Download (549kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (756kB)
BAB III.pdf
Download (833kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (404kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (327kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (6MB)
Abstract
Hambawang (Mangifera foetida Lour) merupakan tumbuhan khas
Kalimantan Selatan yang populasinya saat ini tergolong dalam kategori Least
Concern (LC), namun menunjukkan kecenderungan penurunan sehingga mulai
sulit ditemukan. Minimnya literatur tentang morfologi dan pemanfaatan tumbuhan
ini menjadi dasar perlunya pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan
lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakterisasi morfologi
tumbuhan hambawang, mendeskripsikan kearifan lokal masyarakat Desa Wasah
Tengah dalam memanfaatkannya di kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan
booklet berbasis kearifan lokal sebagai media pembelajaran tambahan bagi
mahasiswa Tadris Biologi.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan desai pendidikan atau
Educational Design Research (EDR) menggunakan model Plomp dan Nieveen
yang meliputi tiga tahap, yaitu preliminary research, prototyping phase, dan
prototyping phase. Namun, penelitian ini dibatasi sampai pada tahap prototyping
phase. Produk yang dihasilkan berupa booklet yang disusun berdasarkan hasil
kajian lapangan terkait morfologi hambawang dan data kearifan lokal masyarakat.
Uji validitas booklet dilakukan menggunakan evaluasi formatif Tessmer hingga
tahap expert review. Populasi penelitian mencakup seluruh tumbuhan hambawang
di Desa Wasah Tengah, dengan sampel ditentukan secara purposive sampling
berdasarkan kriteria morfologi lengkap. Teknik pengumpulan data meliputi
observasi, wawancara, kajian dokumen, dan angket validasi. Data dianalisis secara
deskriptif kualitatif dan kuantitatif berdasarkan kriteria Akbar (2022).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambawang memiliki akar tunggang
bercabang, batang berkayu dengan percabangan monopodial, daun jorong
bertekstur tebal, bunga majemuk tak terbatas, serta buah sejati tunggal beraroma
khas. Masyarakat memanfaatkannya sebagai bahan masakan tradisional dan sumber
kayu. Hasil uji validitas booklet memperoleh persentase rata-rata 88,015% dengan
kategori sangat valid atau dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Sri YF |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 07:20 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 07:20 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30275 |




