Maulana, Maulana (2026) Eksplorasi Etnomatematika pada Gumbaan Sebagai Media Pembelajaran Matematika. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (731kB)
AWAL.pdf
Download (3MB)
ABSTRAK.pdf
Download (73kB)
BAB I.pdf
Download (264kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
BAB III.pdf
Download (228kB)
BAB IV_.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (136kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (191kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (16MB)
Abstract
Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya kurikulum yang
relevan dengan budaya lokal untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa
terhadap matematika. Etnomatematika dipandang sebagai jembatan yang
menghubungkan konsep-konsep matematika dengan kehidupan dan budaya
masyarakat, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang
terdapat pada Gumbaan sebagai bentuk penerapan etnomatematika dalam
pembelajaran.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif
dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi
langsung terhadap bentuk fisik dan mekanisme kerja Gumbaan, wawancara
dengan pengrajin, petani, dan tokoh masyarakat di Desa Jelapat 1, Kecamatan
Tamban, Kabupaten Barito Kuala, serta dokumentasi pendukung. Analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gumbaan mengandung berbagai
konsep matematika. seperti geometri (garis, sudut, persegi, persegi panjang,
segitiga, silinder, balok, trapesium, prisma trapesium, lingkaran dan transformasi
geometri), aritmatika (pengukuran, konversi satuan, dan proporsi), mekanika
(gaya, kecepatan, dan momen), serta statistika (perhitungan efisiensi pembersihan)
yang dapat di terapkan dalam pembelajaran matematika sesuai dengan capaian
pembelajaran fase B, C, D, dan F kurikulum merdeka. Temuan ini membuktikan
bahwa alat tradisional suku Banjar tersebut merupakan wujud nyata penerapan
matematika dalam konteks budaya. Dengan demikian, Gumbaan dapat dijadikan
media pembelajaran berbasis budaya lokal yang memperkuat pemahaman siswa
terhadap konsep matematika abstrak melalui benda nyata di lingkungan mereka.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | FAHMI FAHMI FAHMI |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 00:37 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 00:37 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/30399 |




