Azzahro, Syarifah Nisa (2026) Analisis Budaya dan Kearifan Lokal Terhadap Kunjungan Pasar Terapung Lok Baintan. [Skripsi]
PERNYATAAN.pdf
Download (540kB)
AWAL Skrispi.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (14kB)
BAB I.pdf
Download (375kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
BAB III.pdf
Download (302kB)
BAB IV.pdf
Download (510kB)
BAB V.pdf
Download (255kB)
DAFTAR PUSTAKA .pdf
Download (488kB)
LAMPIRAN - LAMPIRAN .pdf
Download (6MB)
Abstract
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam
mendukung perkembangan ekonomi daerah. Kalimantan Selatan memiliki potensi
wisata yang berkaitan dengan budaya dan kearifan lokal, salah satunya Pasar
Terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar. Pasar terapung ini memiliki keunikan
berupa aktivitas jual beli tradisional yang dilakukan di atas perahu atau jukung,
sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya dan kearifan lokal
terhadap kunjungan wisatawan di Pasar Terapung Lok Baintan Kabupaten Banjar.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan mengunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 19.590 orang
pengunjung Pasar Terapung Lok Baintan dengan jumlah sampel dalam penelitian ini
sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel insidental sampling.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi
linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi linier berganda
yaitu Y = 4,539+ 0,151X1+ 0,644X2. Persamaan ini menunjukkan bahwa jika budaya
(X1) dan kearifan lokal (X2) meningkat, maka kunjungan wisatawan (Y) juga
cenderung meningkat. Nilai 0,151 pada variabel budaya menunjukkan adanya
pengaruh positif, namun pengaruhnya relatif kecil. Sedangkan nilai 0,644 pada
variabel kearifan lokal menunjukkan pengaruh yang lebih besar terhadap kunjungan
wisatawan. Selanjutnya, untuk melihat lebih dalam pengaruh masing-masing variabel,
dilakukan pengujian secara simultan dan parsial. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa secara simultan budaya dan kearifan lokal berpengaruh terhadap kunjungan
wisatawan. Namun secara parsial, budaya tidak berpengaruh signifikan terhadap
kunjungan wisatawan karena bukan menjadi pertimbangan utama wisatawan dalam
berkunjung. Sebaliknya, kearifan lokal berpengaruh signifikan karena wisatawan
dapat merasakan langsung nilai-nilai seperti interaksi sosial, keramahan pedagang,
dan suasana khas pasar terapung
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 20 May 2026 02:42 |
| Last Modified: | 20 May 2026 02:42 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31060 |




