Hudhari, Ahmad (2026) Manajemen Tata Usaha Madrasah (Studi Kasus Pada MTsN 8 Hulu Sungai Utara). [Skripsi]
Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (85kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (13kB)
BAB I.pdf
Download (297kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
BAB III.pdf
Download (91kB)
BAB IV.pdf
Download (283kB)
BAB V.pdf
Download (15kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (157kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen tata usaha dalam
menunjang efektivitas administrasi madrasah. Tata usaha memiliki peranan penting
dalam mendukung kelancaran pelayanan administrasi, pengelolaan kepegawaian,
pengarsipan, pelaporan, serta pengelolaan anggaran di lingkungan madrasah. Oleh
karena itu, diperlukan manajemen tata usaha yang baik agar seluruh kegiatan
administrasi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pelaksanaan manajemen tata usaha di MTsN 8 Hulu Sungai Utara
berdasarkan fungsi manajemen POSDCORB yang meliputi planning, organizing,
staffing, directing, coordinating, reporting, dan budgeting.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, kepala tata usaha, dan staf
tata usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi
sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen tata usaha di MTsN 8
Hulu Sungai Utara telah dilaksanakan berdasarkan fungsi POSDCORB. Pada aspek
planning, perencanaan telah disusun berdasarkan visi, misi, kebutuhan madrasah,
serta kemampuan anggaran, meskipun masih terdapat dokumen perencanaan yang
belum lengkap. Pada aspek organizing, struktur organisasi dan pembagian tugas
telah tersusun dengan jelas sesuai kemampuan masing-masing pegawai. Pada aspek
directing, kepala madrasah memberikan pengarahan dan motivasi secara umum,
sedangkan pelaksanaan teknis lebih banyak dikelola oleh kepala tata usaha. Pada
aspek staffing, pembagian tugas dan penempatan pegawai telah dilakukan sesuai
kompetensi, serta didukung sistem penilaian kinerja berbasis e-kinerja dan SKP.
Pada aspek coordinating, koordinasi dilakukan melalui rapat, komunikasi lisan, dan
media digital seperti WhatsApp, meskipun masih terdapat kelemahan dalam
dokumentasi dan koordinasi kegiatan tertentu. Pada aspek reporting, sistem
pelaporan telah berjalan namun masih ditemukan kelemahan dalam pengarsipan
dan kelengkapan laporan kegiatan. Pada aspek budgeting, pengelolaan anggaran
telah dilaksanakan secara terstruktur melalui perencanaan, pelaksanaan,
pengawasan, dan pelaporan keuangan yang cukup baik
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:10 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 01:10 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31130 |




