Safitri, Rani (2026) Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Sma Negeri 1 Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru. [Skripsi]
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (82kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (161kB)
BAB I.pdf
Download (494kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (631kB)
BAB III.pdf
Download (449kB)
BAB IV.pdf
Download (1MB)
BAB V.pdf
Download (178kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (261kB)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin profesional dalam
meningkatkan kinerja guru demi mencapai tujuan pendidikan, terutama di sekolah
menengah atas yang berada di daerah pedesaan dengan tantangan infrastruktur dan
geografis tertentu. Dalam upaya mencapai tujuan pendidikan maka kepala sekolah
harus menyiapkan strategi-strategi sebagai rancangan peningkatan kinerja guru.
Fokus utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan
kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru serta mengidentifikasi hambatan
yang dihadapi dalam proses tersebut di SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus. Subjek penelitian meliputi
kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam
meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Kelumpang Selatan meliputi: (1)
Pembinaan kinerja melalui komunikasi dua arah, kegiatan In-House Training
(IHT), workshop, dan sharing pengalaman; (2) Pengawasan atau supervisi
akademik secara rutin setiap semester untuk mengidentifikasi kelemahan proses
pembelajaran; (3) Pembinaan disiplin dengan penyelarasan pengawasan berbasis
teknologi dan penguatan tanggung jawab moral; (4) Pemberian motivasi melalui
pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri dan keteladanan; serta (5) Pemberian reward
berupa piagam atau pujian dan punishment berupa teguran atau surat peringatan
secara proporsional. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan
sarana prasarana penunjang, beban administrasi yang masif, serta tantangan
psikologis seperti zona nyaman pada beberapa tenaga pendidik
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 06:29 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 06:29 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31136 |




