Sa’adah, Annisa Fat’hi (2026) Analisis Peran Guru Matematika dan Guru Pembimbing Khusus (GPK) terhadap Pembelajaran Matematika Siswa Autisme di Kelas Inklusif. [Skripsi]
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (447kB)
AWAL.pdf
Download (1MB)
ABSTRAK.pdf
Download (150kB)
BAB I.pdf
Download (382kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
BAB III.pdf
Download (279kB)
BAB IV.pdf
Download (642kB)
BAB V.pdf
Download (176kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (192kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (7MB)
Abstract
Pembelajaran matematika bagi siswa autisme di kelas inklusif memerlukan
dukungan yang sesuai dengan kebutuhan belajar mereka. Sebagai sekolah inklusif
yang melayani siswa autisme, SMP Negeri 14 Banjarmasin melibatkan guru
matematika dan Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam pembelajaran
matematika. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan peran guru matematika, peran Guru Pembimbing Khusus (GPK),
serta bentuk kolaborasi keduanya dalam pembelajaran matematika siswa autisme
di kelas inklusif SMP Negeri 14 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru matematika dan Guru Pembimbing
Khusus (GPK) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penentuan
subjek tersebut didasarkan pada keterlibatan mereka dalam pembelajaran
matematika siswa autisme di kelas inklusif, sehingga objek penelitian difokuskan
pada peran guru matematika, peran Guru Pembimbing Khusus (GPK), serta bentuk
kolaborasi keduanya dalam pembelajaran matematika siswa autisme di kelas
inklusif SMP Negeri 14 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi
sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru matematika telah menjalankan
perannya sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengelola kelas dalam pembelajaran
matematika di kelas inklusif, namun penyesuaian pembelajaran bagi siswa autisme
masih terbatas. Guru Pembimbing Khusus (GPK) lebih banyak berperan melalui
pendampingan langsung kepada siswa autisme selama proses pembelajaran
berlangsung. Bentuk kolaborasi antara guru matematika dan Guru Pembimbing
Khusus (GPK) terlihat pada tahap pelaksanaan pembelajaran melalui pembagian
peran antara guru matematika dan Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang sejalan
dengan model One Teach, One Assist. Namun, kolaborasi pada tahap perencanaan
dan evaluasi masih belum berjalan secara optimal dan cenderung bersifat
situasional
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Yoe Oden |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:34 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:34 |
| URI: | https://idr.uin-antasari.ac.id/id/eprint/31236 |




